MARKET NEWS

Hypermart (MPPA) Beli Deretan Properti Senilai Rp780 Miliar, dari Balaraja hingga Malioboro

Rahmat Fiansyah 19/02/2026 07:35 WIB

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), pengelola Hypermart milik Lippo Group melakukan strategi ekspansi yang agresif pada awal tahun.

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), pengelola Hypermart milik Lippo Group melakukan strategi ekspansi yang agresif pada awal tahun. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), pengelola Hypermart milik Lippo Group melakukan strategi ekspansi yang agresif pada awal tahun. Langkah ini ditandai dengan membeli sejumlah tanah dan bangunan di berbagai daerah di Pulau Jawa untuk dijadikan gerai.

MPPA memborong sejumlah bangunan, termasuk gedung dan gerai pusat perbelanjaan yang sudah tidak terpakai mulai dari Balaraja, Tangerang hingga Malioboro, Yogyakarta. Total transaksi yang dilakukan pada 18 Februari 2026 itu mencapai Rp780 miliar.

"Penandatanganan perjanjian oleh pereroan akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha yang dijalankan oleh perseroan, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham," kata Sekretaris Perusahaan MPPA, Mirtha Sukanto dikutip Kamis (19/2/2026).

MPPA menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dengan sejumlah perusahaan yang menjual tanah dan bangunan dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Transaksi terbesar dilakukan dengan PT Citra Cito Perkasa senilai lebih dari Rp350 miliar untuk lahan di Surabaya. Berikut daftarnya:

1. PPJB dengan PT Balaraja Sentosa untuk tanah 38.169 m2 (3 SHGB) di Kelurahan Sukamurni dan Tobat, Kecamatan Balaraja, Tangerang senilai Rp54,5 miliar.

2. PPJB dengan PT Citra Cito Perkasa untuk tanah bersama 16.138 m2 (15 SHMSRS) di Kelurahan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya senilai Rp351,5 miliar.

3. PPJB dengan PT Nusa Malioboro Indah untuk tanah 1.658 m2 dan Gedoeng Merah ex Matahari Malioboro 5.382 m2 (5 SHGB) di Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta senilai Rp68 miliar

4. PPJB dengan PT Panca Megah Utama untuk tanah 6.704 m2 dan gedung Plaza Gresik 15.848 m2 (2 SHGB) di KelurahanSidomoro, Kecamatan Kebomas, Gresik senilai Rp134,5 miliar.

5. PPJB dengan PT Surya Asri Lestari untuk tanah 2.056 m2 dan gedung Sinar Matahari Bogor 1.659 m2 (4 SHGB) di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor senilai Rp49,5 miliar.

6. PPJB dengan PT Surya Asri Lestari Tbk untuk tanah 8.001 m2 dan gedung Mega M Kedung Badak 26.657 m2 di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sereal, Kabupaten Bogor senilai Rp122 miliar.

Transaksi ini bersifat material mengingat posisi ekuitas MPPA pada akhir 2025 negatif Rp4 miliar. Selain itu, perseroan saat ini juga memiliki total utang berbunga Rp960 miliar. Dengan ekuitas negatif dan utang menggunung, perseroan dinilai memerlukan suntikan modal baru lewat rights issue atau private placement untuk mendanai transaksi tersebut.

>

(Rahmat Fiansyah)

SHARE