MARKET NEWS

IHSG Berpeluang Lanjutkan Tren Naik Jangka Pendek Menuju 7.175

Cahya Puteri Abdi Rabbi 05/02/2025 07:40 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (5/2/2025).

IHSG Berpeluang Lanjutkan Tren Naik Jangka Pendek Menuju 7.175. (Foto MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (5/2/2025). IHSG menguji area 6.975-7.005 sebagai support intraday dan diperkirakan akan melanjutkan tren naik jangka pendek menuju 7.175.

“Atau bahkan lebih tinggi apabila level 6.975 tetap bertahan,” kata Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova dalam risetnya, Rabu (5/2/2025).

Level support IHSG berada di 6.931, 6.835 dan 6.742. Sementara level resistennya di 7.128, 7.175, 7.267 dan 7.349.

Ivan merekomendasikan hold pada saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan target harga terdekat di Rp7.950. INDF berpotensi melanjutkan tren naik jangka pendek wave b menuju level Rp7.950 selama harga tidak menembus di bawah support 7.375.

Aksi hold juga disarankan pada saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) dengan target harga terdekat di Rp7.100. INKP berpeluang melanjutkan tren naik jangka pendek dari wave (iv) menuju level Rp7.100 atau bahkan Rp7.375 selama harga masih berada di atas support Rp6.375.

Pada saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga disarankan hold dengan target harga terdekat di Rp2.990. INCO diperkirakan akan mengalami rebound pendek menuju area Rp2.990-Rp3.080 apabila harga tetap berada di atas Rp2.800.

“Namun, adanya penembusan di bawah Rp2.800 dapat memicu kelanjutan tren turun menuju Rp2.570,” kata Ivan.

Selanjutnya, Ivan menyarankan hold atau speculative buy pada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) di rentang harga Rp1.160-Rp1.180 dengan target harga terdekat di Rp1.315. KLBF berpotensi untuk segera mengakhiri tren turunnya selama harga bertahan di atas support Rp1.155, dengan target kenaikan terdekat di level Rp1.315.

Serta speculative buy pada saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di rentang harga Rp2.600-Rp2.700 dengan target harga terdekat di Rp2.980. SMGR diperkirakan dapat mengalami pembalikan tren apabila harganya bertahan di atas support Fibonacci Rp2.590. 

"Sementara itu, penembusan di bawah Rp2.590 dapat memicu tren turun yang lebih jauh menuju Rp2.310," katanya.

(Dhera Arizona)

SHARE