IHSG Diproyeksi Mixed, Sentimen Rupiah hingga Pembagian Dividen Jadi Sorotan
IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam kisaran 7.050-7.150.
IDXChannel - Pergerakan IHSG pada Senin (27/4/2026) awal pekan diproyeksi fluktuatif di tengah kombinasi sentimen domestik dan global.
Analis Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam kisaran 7.050 hingga 7.150.
"IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam kisaran 7.050-7.150," kata Ratih pada Senin (27/4/2026).
Proyeksi ini muncul setelah IHSG pada perdagangan Jumat (24/4/2026) ditutup melemah 3,38 persen atau turun 249 poin ke level 7.129. Secara mingguan, indeks tercatat terkoreksi 6,61 persen, mencerminkan tekanan yang cukup signifikan di pasar saham domestik.
Dari dalam negeri, tekanan pasar dipicu oleh aksi jual investor yang tercermin dari arus dana keluar (outflow) sebesar Rp2,95 triliun sepanjang pekan lalu. Pelemahan juga terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar, terlihat dari penurunan indeks LQ45 sebesar 8,97 persen dan IDX30 sebesar 5,38 persen.
Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah turut menjadi pemicu aksi ambil untung (profit taking). Berdasarkan kurs JISDOR, rupiah tercatat terdepresiasi sekitar 3,5 persen secara year to date (ytd) ke level Rp17.308 per USD per 23 April 2026, meskipun suku bunga acuan tetap ditahan.
Di sisi lain, sentimen domestik juga datang dari musim pembagian dividen. Sejumlah emiten memasuki fase cum date dengan imbal hasil yang bervariasi, antara lain BNGA (8,6 persen), ADMR (2,7 persen), ADRO (4,7 persen), dan ITMG (3,7 persen).
Pasar juga mencermati rebalancing indeks domestik seperti IDX30, LQ45, dan IDX80 yang akan berlaku pada periode 4 Mei hingga 31 Juli 2026, yang berpotensi memicu pergerakan saham-saham tertentu.
Dari eksternal, sentimen global cenderung beragam. Indeks saham berjangka di Wall Street dibuka menguat terbatas pada awal pekan, dengan pelaku pasar menantikan rilis kinerja emiten teknologi besar seperti Alphabet Inc., Microsoft, Amazon, Meta Platforms, hingga Apple.
Sementara itu, perkembangan politik di Amerika Serikat juga menjadi perhatian setelah Donald Trump memanfaatkan insiden keamanan di Gedung Putih untuk mendorong kebijakan imigrasi dan tambahan anggaran keamanan.
Di kawasan Asia, mayoritas bursa bergerak positif, dengan indeks Nikkei 225 naik sekitar 1 persen dan KOSPI menguat 1,79 persen pada perdagangan Senin (27/4/2026). Meski demikian, harga minyak dunia yang masih tinggi, dengan Brent berada di kisaran USD106 per barel, tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai.
Rekomendasi saham Ajaib Sekuritas hari ini:
1. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
Rekomendasi: Trading Buy
Harga Penutupan: 486
Target Harga: 510
Stop loss: 470
DEWA berpotensi reversal jangka pendek, manfaatkan trading jangka pendek trend reversal harian. Indikator stochastic death cross menuju oversold.
2. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Rekomendasi: Trading Buy
Harga Penutupan: 660
Target Harga: 690
Stop loss: 630
MBMA berpotensi reversal dari area support kritikal. Indikator stochastic crossing di area oversold indikasi rebound.
3. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
Rekomendasi: Trading Buy
Harga Penutupan: 1.880
Target Harga: 1.940
Stop loss: 1.800
ADMR berpotensi bullish reversal, terdapat candle hijau first day up. Indikator stochastic crossing indikasi rebound.
(DESI ANGRIANI)