IHSG Ditutup Koreksi Tipis 0,09 Persen ke 6.329, Bergerak Volatil Pascapengumuman BI Rate
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir turun tipis sebesar 0,09 persen ke 6.334 poin pada penutupan sesi II perdagangan Rabu (22/7/2026).
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir turun tipis sebesar 0,09 persen ke 6.334 poin pada penutupan sesi II perdagangan Rabu (22/7/2026). Sepanjang perdagangan, indeks bergerak volatil di dua zona saat pengumuman BI Rate.
IHSG sempat menguat di awal sesi I perdagangan sebelum akhirnya melemah. Indeks kemudian terus bergerak menguat saat bank sentral mengumumkan BI Rate ditahan di level 5,75 persen meski akhirnya kembali tertekan pada saat penutupan. Seharian, IHSG bergerak dalam rentang 6.285-6.394 poin.
Di pasar reguler, nilai transaksi cenderung ramai hingga Rp17,6 triliun. Sebanyak 438 juta lot saham diperjualbelikan dengan frekuensi sebanyak 2,7 juta kali.
Sementara transaksi di pasar negosiasi mencapai Rp825 miliar. Transaksi terbesar terjadi pada saham PT Pacific Strategi Financial Tbk (APIC) dengan nilai Rp297,8 miliar dengan harga rata-rata Rp695 per saham.
Sejalan dengan pelemahan IHSG, subindeks lain juga terpantau koreksi dengan IDX30 turun 0,58 persen dan LQ45 melemah 0,64 persen. Indeks ISSI dan JSSI juga kompak melemah masing-masing 0,08 persen dan 0,09 persen.
Sektor transportasi menjadi pemberat utama IHSG setelah terbebani saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang anjlok 6,06 persen ke Rp620. Sektor Non-Cylical mengerek indeks meski tak mampu menahan pelemahan dengan kenaikan pada saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Saham-saham yang masuk deretan top losers hari ini di antaranya PT MD Entertainment Tbk (FILM) anjlok 9,13 persen ke Rp1.195, PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) melemah 4,49 persen ke Rp85, dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) terkoreksi 4,46 persen ke Rp428.
Adapun saham-saham yang menghijau dan menempati lis top gainers di antaranya PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) melejit 25 persen ke Rp900, PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) menguat 8,91 persen ke Rp220, dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menghijau 8,74 persen ke Rp398.
(Rahmat Fiansyah)