MARKET NEWS

Investor Abaikan Meningkatnya Ketegangan AS-Iran, Wall Street Dibuka Menguat

Kunthi Fahmar Sandy 09/07/2026 21:43 WIB

Saham-saham AS sedikit menguat pada hari Kamis, karena investor tampaknya mengabaikan meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

Investor Abaikan Meningkatnya Ketegangan AS-Iran, Wall Street Dibuka Menguat (FOTO:Dok Laman Investing)

IDXChannel - Saham-saham AS sedikit menguat pada hari Kamis, karena investor tampaknya mengabaikan meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Selain itu investor juga fokus pada pemulihan saham-saham chip.

Dilansir dari laman Investing Kamis (9/7/2026), pada pukul 10:08 ET (14:08 GMT), indeks acuan S&P 500 naik 0,4 persen menjadi 7.510,55 poin, indeks NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi bertambah 0,5 persen menjadi 26.009,06 poin, dan indeks Dow Jones Industrial Average yang didominasi saham blue-chip naik 0,2 persen menjadi 52.435,73 poin.

"Saham pulih karena investor berharap ledakan kekerasan terbaru di Timur Tengah telah berakhir," kata Analis di Vital Knowledge dalam sebuah catatan.

Sebelumnya, saham ditutup beragam pada hari Rabu. Dow turun 1,1 persen, sementara S&P turun 0,3 persen. Nasdaq melawan tren, naik 0,2 persen.

Sentimen investor terguncang setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran telah berakhir. Komentar tersebut muncul di tengah serangan baru AS terhadap target Iran dan serangan balasan oleh Teheran, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan gangguan lebih lanjut terhadap pasokan minyak melalui Selat Hormuz.

Ketegangan yang diperbarui juga mendorong harga minyak naik tajam, di mana sempat turun kembali ke level sebelum perang (setelah penandatanganan perjanjian gencatan senjata pada bulan Juni).

Kenaikan harga energi, pada gilirannya menghidupkan kembali kekhawatiran tentang tekanan inflasi dan potensi dampaknya kebijakan moneter. 

Pada saat yang sama, investor mengalihkan investasi ke saham-saham teknologi tertentu, sehingga membantu Nasdaq mengungguli indeksnya. Saham Broadcom juga melonjak, setelah mengumumkan perjanjian pasokan chip besar dengan Apple, sementara Nvidia juga mengalami kenaikan.

Saham-saham perusahaan chip AS terus naik dalam perdagangan prapasar Wall Street pada hari Kamis, pulih dari penurunan awal pekan ini yang disebabkan oleh kembalinya Samsung Electronics yang gagal memenuhi ekspektasi tinggi.

Sementara itu, pesaing Samsung dari Korea Selatan, SK Hynix sedang mempersiapkan pencatatan saham di AS pada hari Jumat. Dikabarkan, penawaran tersebut akan lebih dari tujuh kali lipat dari perkiraan. 

"Ini menunjukkan minat investor yang berkelanjutan terhadap perusahaan semikonduktor terkait kecerdasan buatan, yang mendorong investor untuk kembali ke saham teknologi meskipun ada ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan di Timur Tengah," kata David Morrison, Analis Pasar Senior di Trade Nation, dalam sebuah catatan.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE