MARKET NEWS

Jelang Listing, IPO PRDL Catat Oversubscribed Lebih dari 700 Kali

Shifa Nurhaliza Putri 08/07/2026 18:29 WIB

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) mencatatkan tingginya minat investor dalam penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).

Jelang Listing, IPO PRDL Catat Oversubscribed Lebih dari 700 Kali. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) mencatatkan tingginya minat investor dalam penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Selama masa penawaran umum, IPO perseroan menerima 1.273.678 antrean pemesanan melalui sistem e-IPO dengan tingkat kelebihan permintaan (oversubscription) mencapai 709,93 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling).

Perseroan menetapkan harga penawaran umum sebesar Rp120 per saham atau berada di batas atas kisaran harga saat masa bookbuilding. Melalui IPO ini, PRDL menawarkan sebanyak 522,9 juta saham baru atau setara 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan menghimpun dana sekitar Rp62,75 miliar.

PRDL dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/7/2026). Dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha.

Sekitar 62 persen dana IPO akan dialokasikan untuk melunasi sebagian fasilitas pinjaman bank. Selanjutnya, sekitar 28,92 persen akan digunakan sebagai belanja modal, meliputi pembelian mesin dan peralatan kalibrasi, kendaraan, sistem perangkat lunak, penataan ulang area produksi, serta penambahan Air Handling Unit (AHU) Laboratorium Biomolekuler.

Adapun sisa sekitar 8,51 persen akan dimanfaatkan sebagai modal kerja, antara lain untuk pembelian bahan baku, pengembangan produk, serta kegiatan penjualan dan pemasaran.

Direktur Utama PT Prodia Diagnostic Line Tbk, Cristina Sandjaja, mengatakan IPO menjadi tonggak penting dalam perjalanan bisnis perseroan sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjadi bagian dari ekosistem layanan kesehatan di Indonesia.

"Dana yang diperoleh melalui IPO akan menjadi langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan usaha serta memperkuat kontribusi perseroan dalam mendukung pengembangan industri alat kesehatan nasional," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu (8/7/2026).

Sementara itu, Direktur Utama PT Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek, menyatakan tingginya minat investor terhadap IPO PRDL menunjukkan bahwa perusahaan dengan fundamental yang dinilai solid masih mendapat perhatian di pasar modal.

"Pencatatan saham PRDL diharapkan dapat menjadi momentum positif bagi perseroan sekaligus mendukung perkembangan pasar modal Indonesia melalui kehadiran emiten-emiten baru yang berkualitas," jelasnya.

Sekadar informasi, sepanjang 2025 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp74,4 miliar, meningkat 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih juga tumbuh 70,7 persen menjadi Rp16,9 miliar, sedangka EBITDA meningkat 66,9 persen menjadi Rp29,2 miliar, mencerminkan penguatan profitabilitas dan efisiensi operasional. 

(Shifa Nurhaliza Putri)

SHARE