MARKET NEWS

Kimia Farma (KAEF) Pamer Hasil Transformasi, Bangkit Dari Rugi Jadi Laba Rp123,6 Miliar

Taufan Sukma Abdi Putra 04/06/2026 02:49 WIB

capaian ini juga tak lepas dari keberhasilan KAEF dalam menekan beban pokok penjualan (COGS) dan beban usaha di awal 2026

Kimia Farma (KAEF) Pamer Hasil Transformasi, Bangkit Dari Rugi Jadi Laba Rp123,6 Miliar (FOTO: InEWS mEDIA gROUP)

IDXChannel - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mengumumkan keberhasilannya untuk bangkit dari posisi keuangan yang rugi pada 2025 lalu, beranjak menjadi positif pada capaian bisnisnya di 2026 ini.

Capaian tersebut mengacu pada hasil kinerja KAEF di sepanjang periode triwulan I-2026 lalu, yang sukses membukukan laba sebesar Rp123,6 miliar, dibanding posisi rugi di sepanjang 2025 lalu, dengan nilai minus mencapai Rp443,35 miliar. 

"Hasil laba bersih ini kami dapat dari kemampuan Perseroan dalam meraih pendapatan bersih sebesar Rp2,03 triliun, dengan EBITDA mencapai 154 miliar," ujar Direktur Utama KAEF, Djagad Prakasa Dwialam, dalam Paparan Publik (Public Expose) Persersoan, yang digelar pasca Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Capaian positif tersebut, menurut Djagad, juga tak lepas dari keberhasilan KAEF dalam menekan beban pokok penjualan (COGS) dan beban usaha di awal 2026, di mana tercatat bahwa COGS Perseroan sebesar Rp1,2 triliun, dan dengan beban usaha sebesar Rp270 miliar.

Hal ini, disebut Djagad, mencerminkan konsistensi Perseroan dalam menjalankan disiplin biaya dan meningkatkan produktivitas di seluruh lini usaha.

Tak hanya itu, KAEF diketahui juga telah menata ulang portofolio produknya dengan telah memangkas 181 produk selama 2025 lalu. Hal ini merupakan bagian dari proses transformasi Perseroan, yang lebih mengarahkan fokus produksinya terhadap jenis produk dengan marjin tinggi.

"Kami melakukan rasionalisasi atau penghapusan produk yang tidak kita terus produksi sebesar 181 produk, sehingga jumlah produk eksis pada tahun 2025 turun dari 675 menjadi 494. Dan ini membuat lebih efisien dalam menggunakan fasilitas pabrik kita," ujar Djagad.

(taufan sukma)

SHARE