Konsolidasi BACH Dongkrak Pendapatan, Laba TOWR Tumbuh 12 Persen Jadi Rp1,85 Triliun
Laba perseroan naik 12,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,65 triliun.
IDXChannel - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mencetak laba bersih sebesar Rp1,85 triliun pada semester I-2026
Laba perseroan naik 12,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,65 triliun.
Pertumbuhan laba bersih didorong oleh peningkatan laba usaha sebesar 13 persen menjadi Rp3,7 triliun yang disertai penurunan beban keuangan yang signifikan sebesar 23 persen menjadi Rp1,3 triliun.
Secara operasional, laba usaha tumbuh 4 persen, di mana seluruhnya dikontribusikan oleh pertumbuhan segmen non-tower dengan kenaikan 28 persen.
Sementara itu, segmen tower yang menjadi segmen utama tidak bertumbuh mengingat segmen non-tower memiliki profitabilitas yang jauh lebih rendah dibandingkan segmen tower.
Dalam laporan keuangan semester I-2026, pendapatan perseroan tumbuh 14,29 persen menjadi Rp7,2 triliun, didorong oleh segmen non-tower yang mencapai Rp3,09 triliun.
Pertumbuhan segmen non-tower yang tinggi didorong oleh mulai dikonsolidasikannya PT Bach Multi Global Tbk (BACH) ke dalam TOWR sejak 8 Januari 2026, setelah TOWR melalui PT Global Telekomunikasi Prima ditetapkan sebagai pengendali BACH.
Hingga Juni 2026, total aset TOWR meningkat menjadi Rp81,84 triliun. Jumlah liabilitas perseroan juga naik menjadi Rp52,75 triliun dengan jumlah ekuitas mencapai Rp29,08 triliun.
(DESI ANGRIANI)