MARKET NEWS

MDIA-VKTR Cs Kompak Reli, Ada Apa dengan Saham Bakrie?

TIM RISET IDX CHANNEL 07/08/2026 10:07 WIB

Saham-saham besutan Grup Bakrie kembali menjadi sorotan. Dalam sepekan hingga satu bulan terakhir, sejumlah emiten mencatatkan kenaikan signifikan.

MDIA-VKTR Cs Kompak Reli, Ada Apa dengan Saham Bakrie? (Foto: Magnific)

IDXChannel - Saham-saham besutan Grup Bakrie kembali menjadi sorotan. Dalam sepekan hingga satu bulan terakhir, sejumlah emiten mencatatkan kenaikan signifikan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/8/2026) pagi, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menguat 5,81 persen ke Rp910 per unit. Dalam sepekan saham ini telah melonjak 24,66 persen, sementara dalam satu bulan melesat 73,33 persen.

Kenaikan juga terjadi pada PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 3,35 persen ke Rp185 per unit. Secara mingguan saham ini menguat 12,12 persen, sedangkan dalam satu bulan naik 32,14 persen.

Selanjutnya, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terapresiasi 0,82 persen ke Rp615 per unit. Dalam sepekan sahamnya menguat 9,82 persen dan dalam satu bulan bertambah 20,59 persen.

Demikian pula, saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) juga mencatatkan penguatan 1,90 persen ke Rp107 per unit. Dalam satu pekan saham ini naik 9,18 persen, sementara secara bulanan telah menguat 24,42 persen.

Sementara itu, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat 1,69 persen ke Rp482 per unit. Secara mingguan sahamnya naik 4,78 persen dan dalam satu bulan melesat 55,48 persen.

Berbeda dengan emiten lainnya, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) terkoreksi 4 persen ke Rp240 per unit pada perdagangan hari ini.

Meski demikian, saham tersebut masih mencatatkan kenaikan 22,51 persen dalam sepekan dan terbang 237,14 persen dalam satu bulan.

Saham JGLE turun 1 persen ke Rp98 per unit. Namun dalam sepekan sahamnya masih melonjak 53,12 persen, sedangkan dalam satu bulan naik 98 persen.

Pengamat pasar modal Michael Yeoh menilai pergerakan saham-saham Bakrie tidak lepas dari banyaknya agenda aksi korporasi (corporate action) yang sedang dijalankan sejumlah emiten di grup tersebut.

"Saham-saham Bakrie memang memiliki banyak agenda corporate action, seperti rights issue maupun kerja sama patungan (joint venture) dengan beberapa pihak. Seperti MDIA, VKTR, dan BNBR yang baru saja atau sedang menjalankan rights issue," ujar Michael, Jumat (7/8/2026).

Dari sisi teknikal, Michael melihat MDIA masih bergerak dalam pola parabolic curve dengan area resistensi di Rp250.

Apabila level tersebut ditembus, saham ini berpeluang melanjutkan kenaikan menuju Rp300, mendekati level tertinggi yang pernah dicapai pada 2019.

Sementara area support berada di kisaran Rp220-Rp200.

Untuk VKTR, ia mengatakan saham tersebut tengah menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas rencana rights issue. Secara teknikal, VKTR membentuk pola cup and handle yang akan terkonfirmasi apabila mampu menembus level Rp900.

"Support saat ini berada di Rp800, resistance di Rp1.100, dengan target ke Rp1.300," katanya.

Sementara itu, BNBR dinilai membentuk pola ascending triangle dengan titik konfirmasi di Rp120. Michael memperkirakan area support berada di Rp95, sedangkan resistance jangka pendek di Rp110. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

SHARE