MARKET NEWS

MINA Realisasikan Dana Rights Issue Rp4,84 Miliar

Dhera Arizona Pratiwi 13/01/2026 16:20 WIB

PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) melaporkan telah merealisasikan penggunaan dana Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue Rp4,84 miliar.

MINA Realisasikan Dana Rights Issue Rp4,84 Miliar. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) melaporkan telah merealisasikan penggunaan dana Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak Rp4,84 miliar per 31 Desember 2025. Jumlah itu setara 3,39 persen dari total dana yang dihimpun Rp164,06 miliar.

Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (13/1/2026), dana tersebut direalisasikan antara lain untuk biaya operasional Rp2,03 miliar, pajak jasa giro Rp380,89 juta, proyek Rp139,65 juta, dan biaya penawaran umum Rp2,28 miliar.

Sehingga, sisa dana rights issue sebesar Rp159,21 miliar. Dana tersebut ditempatkan sebagai jasa giro dengan tingkat bunga 1,82 persen per tahun dan jangka waktu lima tahun.

MINA menyampaikan, dana rights issue tersebut rencananya akan dialokasikan sebagai modal kerja perseroran senilai Rp56,62 miliar, modal kerja PT Minna Padi Resorts Rp56,62 miliar, dan modal kerja PT Sanur Hasta Griya Rp48,53 miliar.

Sebagai informasi, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) menghimpun dana segar sebesar Rp164 miliar melalui aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Dalam prospektus pada 2 Juli 2025, dana tersebut akan difokuskan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung operasional anak usaha.

Melalui aksi korporasi ini, perseroan menerbitkan 3,28 miliar saham baru atau setara dengan 33,33 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Harga pelaksanaan ditetapkan pada Rp50 per saham.

(Dhera Arizona)

SHARE