MARKET NEWS

Nasdaq Ditutup Melemah 1,16 Persen, Saham Semikonduktor Kembali Jatuh

Rahmat Fiansyah 08/07/2026 06:10 WIB

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/7/2026) waktu setempat, dipimpin pelemahan indeks Nasdaq.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/7/2026) waktu setempat, dipimpin pelemahan indeks Nasdaq. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/7/2026) waktu setempat. Pelemahan dipimpin indeks Nasdaq setelah saham-saham semikonduktor seperti Micron Technology tertekan di tengah meningkatnya keraguan investor terhadap keberlanjutan reli saham berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Aksi jual terjadi setelah laporan laba Samsung Electronics yang melampaui ekspektasi dinilai gagal memenuhi harapan investor yang sudah terlalu tinggi. Saham Micron turun 4,7 persen, sedangkan Sandisk merosot 7,3 persen. Kondisi itu mendorong indeks semikonduktor PHLX terkoreksi 4,65 persen, meski secara tahunan masih mencatat kenaikan sekitar 74 persen.

Sentimen negatif juga datang dari laporan yang menyebut perusahaan rintisan (startup) asal China, DeepSeek, tengah mengembangkan cip AI sendiri. Langkah tersebut dinilai berpotensi mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap cip buatan Nvidia maupun Huawei.

Head of Portfolio Management Horizon Investments, Zachary Hill, mengatakan pelemahan saham AI dan semikonduktor merupakan kelanjutan dari rotasi sektor setelah reli yang sangat tinggi dalam beberapa pekan terakhir. 

"Cerita hari ini sama seperti beberapa pekan terakhir, yaitu rotasi setelah reli luar biasa pada sektor AI, semikonduktor, dan memori. Ekspektasi terhadap perusahaan-perusahaan ini sudah menjadi hampir mustahil untuk dilampaui," ujarnya dikutip dari Reuters.

Investor kini juga menantikan pencatatan saham perusahaan semikonduktor Korea Selatan, SK Hynix, di Nasdaq pada Jumat (10/7/2026) mendatang. Aksi tersebut diperkirakan menjadi ujian berikutnya terhadap minat investor terhadap sektor cip.

Di sisi lain, saham SpaceX milik Elon Musk anjlok hampir 7 persen pada hari pertama diperdagangkan sebagai anggota indeks Nasdaq 100, setelah sejumlah perusahaan sekuritas memulai cakupan analis terhadap saham tersebut.

Dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500, sebanyak delapan sektor ditutup di zona merah. Sektor industri memimpin pelemahan dengan penurunan 3,41 persen, disusul sektor material yang terkoreksi 2,45 persen.

Pada penutupan perdagangan, indeks S&P 500 turun 0,45 persen ke level 7.503,85. Sementara itu, Nasdaq melemah 1,16 persen menjadi 25.818,69 dan Dow Jones Industrial Average turun 0,25 persen ke posisi 52.925,15. Meski sempat mencetak rekor intraday, Dow akhirnya kehilangan tenaga. 

Meski S&P 500 turun, jumlah saham yang naik masih lebih banyak dibandingkan yang melemah dengan rasio sekitar 1,3 banding 1.

Sementara itu, harga minyak dunia menguat setelah muncul laporan mengenai serangan terhadap sejumlah kapal di sekitar Selat Hormuz.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE