MARKET NEWS

PANI Capai Target Marketing Sales 2025 Sebesar Rp4,3 Triliun

Rahmat Fiansyah 06/02/2026 19:13 WIB

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) meraup pendapatan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp4,3 triliun sepanjang 2025.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) meraup pendapatan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp4,3 triliun sepanjang 2025. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) meraup pendapatan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp4,3 triliun sepanjang 2025. Angka ini setara 100 persen dari target awal yang ditetapkan manajemen.

Capaian sekaligus mencerminkan ketahanan fundamental bisnis PANI dalam mengelola kawasan PIK 2serta efektivitas strategi pengembangan kawasan di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian siklus ndustri properti nasional.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma alias Aguan menyampaikan, capaian pra penjualan pada tahun lalu menunjukkan keberhasilan perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kehati-hatian di tengah perubahan pasar.

“Kami memandang tahun 2025 sebagai periode konsolidasi yang sehat. Di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian daya beli, PANI tetap fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. Pencapaian 100 persen target prapenjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK2 yang terintegrasi, relevan dengan kebutuhan pasar, dan berbasis fundamental yang kuat tetap mendapatkan kepercayaan konsumen dan investor,” ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (6/2/2026).

Segmen residensial menjadi kontributor terbesar dengan pra penjualan sebesar Rp2 triliun atau 47 persen, diikuti oleh kaveling tanah komersial sebesar Rp1,2 triliun (28 persen) dan produk komersial sebesar Rp1,07 triliun (25 persen). Kinerja tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap hunian terintegrasi dan kawasan komersial strategis di PIK2 tetap terjaga, seiring dengan preferensi konsumen yang semakin selektif dan berorientasi pada kualitas.

Sepanjang tahun 2025, PANI memasarkan berbagai proyek unggulan. Pada segmen residensial, proyekproyek utama meliputi Bukit Nirmala, Pantai Bukit Villa, Padma, Pasadena Spring, Ilona Pasadena Hills, Sapporo Residences, Pasir Putih Residence, Rumah Milenial, dan Permata Hijau Residences.

Sementara itu, segmen produk komersial didukung oleh proyek-proyek seperti SOHO The Bund, Rukan Marina Bay, SOHO The Riverside, SOHO The Riverside Boulevard, Bizpark PIK2, Rukan Lau Pa Sat, dan Rukan Pasar Milenial, dengan kaveling tanah komersial yang berlokasi terutama di kawasan CBD PIK2.

Beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025 menjadi katalis strategis dalam penguatan ekosistem kawasan PIK2. NICE dikembangkan sebagai anchor asset sektor MICE dengan total gross building area sekitar 375.000 m² yang dibangun di atas lahan ±123.000 m². 

Hingga akhir 2025, NICE telah menyelenggarakan 16 event berskala nasional dan internasional, dengan kapasitas pengunjung yang dapat mencapai hingga ±100.000 orang untuk event besar, serta didukung fasilitas parkir yang mampu menampung sekitar ±7.500 kendaraan.

Utilisasi awal yang kuat ini menegaskan peran NICE tidak hanya sebagai fasilitas MICE, tetapi juga sebagai sumber pendapatan berulang bagi entitas anak perseroan dan penggerak utama aktivitas ekonomi kawasan dengan multiplier effect yang luas.

Seiring dengan itu, peningkatan aksesibilitas kawasan PIK2 melalui Jalan Tol Kataraja semakin memperkuat daya tarik kawasan sebagai destinasi bisnis, hunian, dan MICE. Jalan tol ini menghubungkan PIK2 secara langsung dengan jaringan infrastruktur utama Jabodetabek, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan waktu tempuh sekitar 7 menit, serta didukung konektivitas transportasi publik dan akses kawasan yang semakin matang. 

Sinergi antara operasional NICE dan konektivitas infrastruktur tersebut diyakini akan meningkatkan arus pengunjung dan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan, memperluas peluang bisnis, serta memperkuat permintaan terhadap produk residensial dan komersial PIK2 dalam jangka menengah dan panjang.

Ke depan, PANI akan terus mengedepankan strategi pengembangan yang prudent, dengan fokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem kawasan dan optimalisasi portofolio produk.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE