MARKET NEWS

Pasar Bergejolak, Aksi Buyback 16 Emiten Tembus Rp15,39 Triliun

Desi Angriani 08/02/2026 10:19 WIB

Enam belas emiten mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham di tengah gejolak pasar.

Pasar Bergejolak, Aksi Buyback 16 Emiten Tembus Rp15,39 Triliun (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Enam belas emiten mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham di tengah gejolak pasar yang dipicu oleh berbagai sentimen negatif dalam beberapa waktu terakhir.

Aksi buyback secara serentak dengan nilai mencapai Rp15,39 triliun ini dinilai dapat menstabilkan harga saham di tengah volatilitas sekaligus menjaga kepercayaan pasar.

Rencana buyback tersebut dilakukan dengan dan tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), seiring dengan adanya relaksasi kebijakan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun pelaksanaan buyback oleh belasan emiten tersebut akan berlangsung mulai Februari hingga Mei 2026 pada harga yang dinilai baik dan wajar oleh masing-masing perseroan.

Beberapa emiten berkapitalisasi besar tercatat menyiapkan dana signifikan untuk aksi korporasi ini. Berikut 16 emiten yang berencana melaksanakan buyback berdasarkan data yang dihimpun IDX Channel pada Minggu (8/2/2026).

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalokasikan dana terbesar senilai Rp5 triliun. Disusul PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang masing-masing menyiapkan Rp2 triliun.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menganggarkan Rp1,5 triliun. Lalu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) masing-masing mengalokasikan sebesar Rp1 triliun.

Emiten lainnya yang juga mengumumkan rencana buyback antara lain PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) senilai Rp750 miliar, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) sebesar Rp500 miliar, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp300 miliar.

Kemudian PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melanjutkan aksi buyback tahap III dengan sisa dana Rp280 miliar. Disusul PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) masing-masing Rp250 miliar.

Selanjutnya PT RMK Energy Tbk (RMKE) dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) masing-masing menyiapkan Rp200 miliar, PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) Rp100 miliar, serta PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) sebesar Rp60,7 miliar.

(DESI ANGRIANI)

SHARE