IDXChannel - Belasan emiten mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham di tengah tekanan pasar yang dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap isu investability Indonesia sebagaimana disoroti oleh MSCI.
Langkah ini dinilai untuk menjaga kepercayaan pasar sekaligus menstabilkan harga saham di tengah volatilitas.
Sejumlah rencana buyback tersebut dapat dilakukan tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), seiring dengan adanya relaksasi kebijakan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Beberapa emiten berkapitalisasi besar tercatat menyiapkan dana signifikan untuk aksi korporasi ini. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalokasikan dana buyback terbesar senilai Rp5 triliun. Disusul PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang masing-masing menyiapkan Rp2 triliun.
Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menganggarkan Rp1,5 triliun, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp1 triliun.