MARKET NEWS

Pascakebakaran Pabrik, DPUM Ungkap Progres Pemulihan

Rahmat Fiansyah 22/06/2026 14:19 WIB

PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengungkapkan perkembangan terkini pasca insiden kebakaran pabrik di Pati, Jawa Tengah.

PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengungkapkan perkembangan terkini pasca insiden kebakaran pabrik di Pati, Jawa Tengah. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengungkapkan perkembangan terkini terkait langkah-langkah pemulihan pasca insiden kebakaran yang terjadi pada fasilitas produksi perseroan di Pati, Jawa Tengah.

Komisaris Utama PT Dua Putra Utama Makmur Tbk, Sherley mengatakan, perseroan telah bergerak cepat untuk memastikan keberlangsungan operasional dan pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga.

Sherley mengatakan, fasilitas produksi pabrik 1 yang tidak terdampak kebakaran tetap beroperasi normal dan menjadi tulang punggung produksi perseroan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

"Kami memastikan kegiatan operasional utama tetap berjalan sebagaimana mestinya," katanya dalam keterangan resmi, Senin (22/6/2026).

Saat ini, fasilitas produksi pabrik 2 sedang menjalani perbaikan ringan sambil menunggu kedatangan mesin baru. Perseroan menargetkan fasilitas tersebut dapat kembali beroperasi secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan dengan target awal sekitar tiga bulan.

Selain itu, Dua Putra juga tengah melakukan pemulihan terhadap fasilitas produksi pabrik 3 beserta fasilitas penunjang yang terdampak. Seiring dengan proses pemulihan tersebut, perseroan menargetkan kegiatan ekspor dapat kembali berjalan pada pertengahan Juli 2026.

Sherley juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan terkait insiden kebakaran tersebut.

"Dukungan tersebut menjadi semangat bagi kami untuk bangkit lebih kuat dan terus memberikan produk berkualitas kepada pasar domestik maupun internasional," katanya.

Perseroan menegaskan dampak kebakaran tidak memengaruhi operasional secara signifikan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perseroan optimistis untuk tetap mengupayakan pencapaian target kinerja tahun 2026.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE