MARKET NEWS

Penjualan Naik 44 Persen, Trimegah Karya (UVCR) Balik Posisi Rugi Jadi Untung Rp4,3 Miliar

Taufan Sukma Abdi Putra 30/04/2026 19:09 WIB

Perbaikan posisi rugi/laba berdampak positif pada capaian laba per saham dasar (earning per shared/EPS) UVCR, yang kini bernilai positif Rp2,13 per saham.

Penjualan Naik 44 Persen, Trimegah Karya (UVCR) Balik Posisi Rugi Jadi Untung Rp4,3 Miliar (foto: iNews Media Grpup)

IDXChannel - PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), atau Ultra Voucher, baru saja merilis hasil kinerja keuangan untuk periode tiga bulan pertama 2026 lalu.

Dalam rilis tersebut, emiten pengelola platform voucher belanja digital itu terpantau berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp330,1 miliar di sepanjang triwulan I-2026, tumbuh hingga 44,3 persen dibanding realisasi penjualan pada triwulan I-2025 lalu, yang masih sebesar Rp228,7 miliar.

Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan Perseroan juga meningkat dari semula Rp219,9 miliar, menjadi Rp315,1 miliar, untuk perbandingan periode yang sama.

"Dan pencapaian paling signifikan terlihat pada laba neto tahun berjalan, yang mencapai Rp4,3 miliar. Angka ini merupakan lompatan drastis dibandingkan periode 31 Maret 2025, di mana kami masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp1,1 miliar," ujar Direktur Utama UVCR, Hady Kuswanto, dalam keterangan resminya, Kamis (30/4/2026).

Perbaikan posisi rugi/laba Perseroan tersebut, menurut Hady, berdampak positif pada capaian laba per saham dasar (earning per shared/EPS) UVCR, yang kini bernilai positif Rp2,13 per saham.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu, laba per saham dasar perusahaan berada di posisi Rp0,57 per saham.

Terkait komposisi pendapatan, menurut Hady, masih didominasi oleh lini bisnis utama Perseroan di bidang perdagangan, khususnya penjualan voucher belanja dan gift card. 
Peningkatan volume transaksi di kedua produk tersebut menjadi motor utama pertumbuhan penjualan neto yang mencapai Rp330,1 miliar. 
Laba bruto perusahaan juga tercatat naik menjadi Rp15 miliar dibandingkan Rp8,8 miliar pada tahun sebelumnya.

Hingga 31 Maret 2026, UVCR menunjukkan penguatan pada kualitas asetnya. Total aset meningkat menjadi Rp271,3 miliar, naik 25 persen dari posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp217 miliar.

Perusahaan mencatatkan lonjakan posisi Kas dan Bank yang sangat signifikan, yaitu sebesar Rp49,7 miliar per Maret 2026, dibanding posisi Desember 2025 yang hanya sebesar Rp1,8 miliar.

Total liabilitas tercatat sebesar Rp163,5 miliar, naik dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp113,4 miliar. Peningkatan ini terutama dipicu oleh kenaikan uang muka pelanggan yang mencapai Rp90,1 miliar.

Total ekuitas perusahaan tumbuh menjadi Rp107,9 miliar dibandingkan posisi Desember 2025 sebesar Rp103,6 miliar, yang didorong oleh akumulasi saldo laba periode berjalan. 

"Capaian kinerja pada triwulan I-2026 ini mencerminkan komitmen yang kuat dari Perseroan dalam menjaga performa perusahaan dan transparansi kepada para pemegang saham," ujar Hady.

(taufan sukma)

SHARE