MARKET NEWS

Perkuat Rantai Pasok Gas Industri di Kalimantan, SBMA Jalin Kerja Sama dengan Parna Raya Group

Rahmat Fiansyah 13/10/2026 14:12 WIB

PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) menjalin kerja sama strategis dengan PT Kaltim Parna Industri (KPI), bagian dari Parna Raya Group.

PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) menjalin kerja sama strategis dengan PT Kaltim Parna Industri (KPI), bagian dari Parna Raya Group. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) menjalin kerja sama strategis dengan PT Kaltim Parna Industri (KPI), bagian dari Parna Raya Group dalam rangka meningkatkan efisiensi rantai pasok dan distribusi gas industri di Kalimantan.

Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat sinergi bisnis kedua perusahaan, terutama dalam menjaga ketersediaan produk, meningkatkan efisiensi logistik, serta memperluas akses pasar di berbagai wilayah Kalimantan. 

Melalui kerja sama ini, SBMA dan KPI akan mengoptimalkan keunggulan masing-masing, termasuk dalam aspek pasokan, infrastruktur, distribusi, dan jaringan pasar. Kedekatan lokasi operasional kedua perusahaan di Kalimantan Timur juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik, mempercepat distribusi, dan menjaga keandalan pasokan bagi pelanggan industri.

Direktur Operasional dan Pemasaran PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk, Fran Budianto mengatakan, langkah ini menjadi bagian penting dari strategi kedua entitas untuk membangun ekosistem bisnis gas yang solid.

"Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem bisnis gas industri di Kalimantan. Dengan mengoptimalkan sinergi antara infrastruktur, pasokan, dan jaringan distribusi, kami berharap dapat memberikan layanan yang semakin baik sekaligus membuka peluang pertumbuhan pasar yang lebih luas," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (13/10/2026).

Penguatan rantai pasok tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sudah ada, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan pasar baru di berbagai wilayah Kalimantan. Upaya itu  akan didukung oleh pembangunan infrastruktur dan pengembangan kapasitas penyimpanan.

SBMA berencana meningkatkan kapasitas tangki penyimpanan hingga sekitar 3,5 kali lipat dari kapasitas sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan, meningkatkan fleksibilitas pengelolaan persediaan, serta memperkuat kemampuan distribusi perusahaan.

"Penambahan kapasitas penyimpanan merupakan bagian dari strategi kami untuk memastikan kesiapan infrastruktur sejalan dengan pengembangan pasar. Kami ingin memastikan bahwa ekspansi dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan kesiapan rantai pasok, distribusi, dan kualitas layanan," katanya.

Fran melihat potensi pertumbuhan kebutuhan gas industri di Kalimantan masih terbuka seiring perkembangan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan solusi gas untuk berbagai aplikasi industri. Pasar yang dibidik mencakup sektor pertambangan, manufaktur, energi, kesehatan, konstruksi, serta makanan dan minuman.

Dengan dukungan kerja sama bersama KPI, SBMA akan mengembangkan jaringan distribusi secara bertahap untuk menjangkau berbagai wilayah di Kalimantan dan daerah sekitarnya. Strategi tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penjualan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan melalui solusi aplikasi gas industri, ketepatan waktu pengiriman, kepastian pasokan, dan efisiensi distribusi.

Dalam pelaksanaannya, kedua perusahaan akan menjalankan kerja sama sesuai dengan cakupan wilayah, produk, dan ketentuan distribusi yang telah disepakati. Sinergi ini diharapkan dapat membentuk rantai pasok yang lebih terintegrasi dan fleksibel dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Bagi Fran, kerja sama dengan KPI merupakan bagian dari strategi untuk memperluas portofolio bisnis sekaligus memperkuat posisi di pasar gas industri.

"Kami melihat peluang yang besar untuk mengembangkan pasar gas industri di Kalimantan. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada pertumbuhan volume, tetapi juga pada bagaimana membangun kemampuan distribusi dan layanan yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mendukung perkembangan industri di wilayah ini," ujarnya.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE