MARKET NEWS

PNGO Berganti Nama Jadi AEP Pinago Plantations usai Diakuisisi Raksasa Sawit Malaysia

Rahmat Fiansyah 24/07/2026 15:16 WIB

PT Pinago Utama Tbk dengan kode emiten PNGO resmi berganti nama menjadi PT AEP Pinago Plantations Tbk.

PT Pinago Utama Tbk dengan kode emiten PNGO resmi berganti nama menjadi PT AEP Pinago Plantations Tbk. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Pinago Utama Tbk dengan kode emiten PNGO resmi berganti nama menjadi PT AEP Pinago Plantations Tbk. Langkah ini ditempuh setelah AEP Plantations menjadi pengendali baru melalui skema backdoor listing.

AEP Plantations merupakan perusahaan sawit yang memiliki perkebunan di Malaysia dan Indonesia yang listing di bursa London. Perusahaan sawit asal Negeri Jiran itu dimiliki oleh keluarga Lim Siew Kim, anak dari pendiri Genting Group, Lim Goh Tong.

Corporate Secretary PT AEP Pinago Plantations Tbk, Wandy mengatakan, perseroan telah memperoleh restu dari Menteri Hukum terkait penggantian naam perusahaan.

"Keputusan tersebut ditetapkan pada tanggal 20 Juli 2026 dan disampaikan kepada perseroan pada tanggal 21 Juli 2026," katanya dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (24/7/2026).

Wandy menegaskan perubahan nama tersebut tidak berdampak material terhadap operasional, keuangan, dan keberlangsungan usaha perseroan. Perubahan ini hanya penyesuaian administratif yang berhubungan dengan dokumen, perizinan, dan lainnya yang diatur sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai informasi, hingga akhir Juni 2026, AEP Plantations lewat entitas usaha, AEP Nusantara Holdings Limited kini menguasai 767,66 juta saham PNGO atau 98,26 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.

Dengan demikian, masyarakat hanya memiliki 13,58 juta saham atau 1,74 persen. AEP selaku pengendali telah mengumumkan Penawaran Tender Wajib bagi pemegang saham publik yang berminat melepas sahamnya.

AEP Nusantara Holdings Limited merupakan kendaraan AEP Plantations Plc yang dibentuk di Hong Kong pada 26 September 2025. Entitas baru ini didirikan sebagai kepanjangan tangan AEP Plantations untuk memperluas jangkauan di sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang sebelumnya telah dirintis sejak 1985.

Sebagai entitas yang 100 persen sahamnya dimiliki induk, AEP Nusantara Holdings Limited akan memperoleh dukungan penuh dari induk dari sisi keuangan, manajemen, hingga infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE