RLCO Masih Sisakan Dana IPO Rp42,49 Miliar, Targetkan Realisasi 100 Persen di 2027
PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melaporkan telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum (IPO) sebesar Rp57,74 miliar per 30 Juni 2026.
IDXChannel - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melaporkan telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum (IPO) sebesar Rp57,74 miliar per 30 Juni 2026. Jumlah itu setara 58 persen dari total keseluruhan dana yang mencapai Rp105 miliar.
Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Sabtu (11/7/2026), sebesar Rp14 miliar digunakan perseroan untuk pembelian bahan baku, sementara Rp43,74 miliar disetorkan kepada entitas anak, PT Realfood Winta Asia, yang juga akan digunakan untuk pembelian bahan baku.
Setoran dana hasil IPO kepada entitas anak tersebut sudah direalisasikan 100 persen pada 17 April 2026.
Sehingga, perseroan masih menyisakan dana IPO sekira 42 persen atau Rp42,49 miliar. Dana ini akan direalisasikan sesuai dengan target waktu penggunaan dana yakni 2027.
Saat ini sisa dana hasil IPO tersebut ditempatkan sebagai giro pada dua bank berbeda yakni PT IBK Bank Indonesia senilai Rp42,23 miliar, dan Rp260,37 juta pada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Sebagai informasi, RLCO resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2025.
Harga saham perseroan dibuka di level Rp226 per saham, melesat 34,52 persen dari harga penawaran awal yang ditetapkan sebesar Rp168 per saham.
Dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi Rp4,76 miliar, akan dialokasikan 56,33 persen sebagai modal kerja perseroan untuk pembelian bahan baku sarang burung walet. Sementara 43,67 persen akan disalurkan sebagai tambahan modal ke entitas anak, PT Realfood Winta Asia, untuk kebutuhan pembelian bahan baku.
(Dhera Arizona)