RUPST CFIN Putuskan Dividen Rp199,22 Miliar dan Susun Direksi Baru
CFIN memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp199,22 miliar atau Rp50 per saham dari laba bersih tahun buku 2025.
IDXChannel – PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp199,22 miliar atau Rp50 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Juni 2026.
Berdasarkan hasil RUPST dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/6/2026), perseroan membukukan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp212.215.700.804. Dari jumlah tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba untuk tiga pos utama.
Pertama, sebesar Rp150 juta disisihkan sebagai dana cadangan sesuai ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Perseroan.
Kedua, perseroan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp199.226.022.850, atau setara Rp50 per saham, kepada para pemegang saham.
Sementara itu, sisa laba sebesar Rp12.839.677.954 dibukukan sebagai saldo laba ditahan yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhan investasi dan modal kerja perseroan.
Selain menyetujui penggunaan laba, RUPST juga memutuskan perubahan susunan Direksi Perseroan. Pemegang saham menerima pengunduran diri Harjanto Tjitohardjojo dari jabatannya sebagai Direktur Utama yang efektif sejak penutupan RUPST.
Sebagai penggantinya, RUPST mengangkat Jahja Anwar sebagai Direktur Utama Perseroan. Sebelumnya, Jahja menjabat sebagai Direktur di CFIN. Dengan demikian, susunan Direksi CFIN terhitung sejak ditutupnya RUPST hingga penutupan RUPST Tahunan yang akan diselenggarakan pada 2029 menjadi sebagai berikut:
Direksi
- Direktur Utama: Jahja Anwar
- Direktur: Lie Roelly Makalis
- Direktur: Willy Halim Sugiardi
Adapun keputusan pembagian dividen dan penyegaran jajaran Direksi tersebut mencerminkan upaya CFIN menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan penguatan struktur kepemimpinan guna mendukung keberlanjutan pertumbuhan bisnis ke depan.
(Shifa Nurhaliza Putri)