MARKET NEWS

Saham HMSP dan SRTG Jatuh Lebih dari 5 Persen saat Ex Dividen

TIM RISET IDX CHANNEL 29/05/2026 10:51 WIB

Dua saham emiten pembagi dividen jumbo, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), kompak tertekan pada perdagangan Jumat (29/5).

Saham HMSP dan SRTG Jatuh Lebih dari 5 Persen saat Ex Dividen. (Foto: Magnific)

IDXChannel – Dua saham emiten pembagi dividen jumbo, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), kompak tertekan pada perdagangan Jumat (29/5/2026), bertepatan dengan periode ex dividen di pasar reguler dan negosiasi.

Pelemahan keduanya bahkan nyaris setara dengan besaran imbal hasil dividen alias dividend yield yang sebelumnya diburu investor.

Hingga pukul 10.40 WIB, saham HMSP merosot 7,48 persen ke level Rp680 per saham. Penurunan ini hampir menyamai dividend yield HMSP saat cum date 26 Mei 2026 yang berada di kisaran 7,66 persen.

Sementara itu, saham SRTG turun 5,17 persen ke level Rp1.560 per saham. Koreksi tersebut juga mendekati dividend yield perseroan saat cum date yang mencapai sekitar 6,28 persen.

Kondisi ini kembali menunjukkan bahwa strategi berburu dividen jangka pendek tidak selalu menjanjikan keuntungan instan.

Pada periode ex dividen, harga saham umumnya menyesuaikan turun sebesar nilai dividen yang dibagikan karena hak atas dividen sudah tidak lagi melekat pada saham tersebut.

Bagi trader atau investor yang membeli saham hanya untuk mengejar dividen saat cum date, situasi ini berisiko memunculkan dividend trap.

Dividen tunai yang diterima bisa tidak mampu menutup kerugian akibat penurunan harga saham setelah memasuki ex date, terlebih jika tekanan jual berlanjut.

SRTG sebelumnya menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp1,4 triliun atau Rp103,3 per saham. Nilai itu setara 19,1 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp7,31 triliun.

Pembagian dividen tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 Mei 2026.

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 2 Juni 2026, dengan jadwal pembayaran dividen pada 12 Juni 2026.

Di sisi lain, HMSP membagikan dividen tunai Rp6,55 triliun atau setara Rp56,3 per saham untuk tahun buku 2025. Besaran itu setara 99,95 persen dari laba bersih perseroan dan diputuskan dalam RUPST pada 18 Mei 2026.

Pembayaran dividen HMSP dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

SHARE