MARKET NEWS

Saiko Consultancy Bakal Caplok 27,83 Persen Saham Soraya Berjaya (SPRE) 

Desi Angriani 19/01/2026 22:30 WIB

Perusahaan asal Singapura mengumumkan rencana akuisisi 27,83 persen saham Soraya Berjaya.

Saiko Consultancy Bakal Caplok 27,83 Persen Saham Soraya Berjaya (SPRE) (Foto: dok SPRE)

IDXChannel - Saiko Consultancy Pte Ltd, perusahaan asal Singapura mengumumkan rencana akuisisi 27,83 persen saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE). 

Saham tersebut akan diambil alih dari Rizet Ramawi, selaku pemegang saham pengendali perseroan. Dengan demikian, Saiko Consultancy berpotensi menjadi pengendali baru dari produsen sprei asal Padang tersebut.

Direktur Saiko Consultancy Mark Leong Kei Wei mengatakan, rencana akuisisi tersebut untuk mendukung strategi pengembangan usaha serta memperluas kegiatan bisnis serta rencana ekspansi Saiko Consultancy ke depan.

“Tujuan dilaksanakannya rencana pengambilalihan ini adalah untuk menunjang strategi pengembangan usaha serta memperluas kegiatan bisnis pembeli,” ujar Mark dalam keterbukaan informasi, Senin (19/1/2026).

Saat ini, proses negosiasi atas rencana pengambilalihan masih berlangsung antara pihak pembeli dan penjual. Sejumlah aspek utama masih dalam tahap pembahasan, termasuk penetapan nilai akhir transaksi serta jadwal penyelesaian akuisisi.

Adapun Saiko Consultancy tidak memiliki kepemilikan saham SPRE, baik secara langsung maupun tidak langsung. Lebih lanjut, apabila rencana pengambilalihan ini tuntas, Saiko Consultancy selaku calon pengendali baru akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan POJK No 9 Tahun 2018. 

Pelaksanaan tender wajib ini akan dilakukan dengan tetap mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya regulasi di bidang pasar modal.

Pemegang saham SPRE per 30 Sep 2025 antara lain Rizet Ramawi 27,83 persen, PT Galaksi Investama Corpora 17,50 persen, Ridho Ferman Shatrio 14,18 persen, Dwi Ristra Utami 7,18 persen dan publik sekitar 30 persen.

Hingga Senin (19/1/2026) saham SPRE melonjak 9,88 persen ke harga Rp356 hingga menyentuh auto reject atas (ARA). Sebelumnya, saham produsen sprei merek Soraya ini juga mencetak ARA selama empat hari beruntun dengan mengakumulasi kenaikan 88,36 persen dalam satu bulan.

(DESI ANGRIANI)

SHARE