SCG Chemicals Lepas Saham TPIA, Kepemilikan Turun Jadi 15,71 Persen
SCG Chemicals Public Company Limited melakukan divestasi besar-besaran atas saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
IDXChannel - SCG Chemicals Public Company Limited melakukan divestasi besar-besaran atas saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Perusahaan asal Thailand ini melepas lebih dari 11,82 miliar saham TPIA hanya dalam dua hari.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 5 Juni 2026, kepemilikan SCG Chemicals di emiten Prajogo Pangestu tersebut menyusut drastis dari 29,38 persen menjadi hanya 15,71 persen.
Sebelum transaksi, SCG Chemicals menggenggam 25.418.746.224 unit. Setelah penjualan, kepemilikan mereka tersisa 13.589.972.562 saham. Total saham yang dilepas mencapai 11.828.773.662 unit.
Penjualan dilakukan dalam tiga tahap. Pada 4 Juni 2026, SCG Chemicals menjual 1.345.080.600 saham dengan harga Rp1.396 per saham.
Kemudian pada 5 Juni 2026, perusahaan itu melepas dua blok besar, yakni 9.143.693.062 saham di harga Rp962 per saham dan 1.340.000.000 saham di harga Rp1.379 per saham.
Seluruh penjualan dilakukan secara langsung dan bertujuan untuk divestasi.
Laporan ini disusun sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.
Meski kepemilikannya berkurang lebih dari separuh, SCG Chemicals masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham mayoritas TPIA dengan porsi di atas 15 persen.
Langkah divestasi tersebut merupakan bagian dari strategi yang telah diumumkan sebelumnya oleh induk usaha SCG Chemicals, yakni The Siam Cement Public Company Limited (SCC).
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Thailand pada 5 Juni 2026, SCC menyatakan bahwa SCG Chemicals telah menjual sekitar 13,67 persen saham TPIA melalui pasar reguler dan pasar negosiasi (big lot) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juni 2026.
Dari transaksi tersebut, SCG Chemicals memperoleh dana sekitar 24,9 miliar baht Thailand atau setara sekitar Rp13,7 triliun berdasarkan kurs saat ini.
SCC menyebut pelepasan saham TPIA tidak akan berdampak pada laporan laba rugi perusahaan, meskipun akan dicatat dalam laporan posisi keuangan sesuai standar akuntansi yang berlaku.
SCC menjelaskan proses divestasi dilakukan secara bertahap mengingat besarnya volume saham yang akan dilepas dibandingkan likuiditas perdagangan TPIA di BEI serta kondisi pasar modal Indonesia.
Untuk memaksimalkan nilai transaksi, SCG Chemicals menggandeng penasihat keuangan independen, perusahaan penilai independen, serta sejumlah broker guna mencari investor yang berminat terhadap saham tersebut.
Setelah transaksi rampung, SCG Chemicals masih mempertahankan kepemilikan sekitar 15,71 persen di TPIA yang akan diklasifikasikan sebagai investasi lainnya.
Menurut SCC, divestasi ini sejalan dengan fokus strategis SCG Chemicals untuk menurunkan tingkat utang (deleveraging) dan mengalokasikan kembali modal ke bisnis inti yang menjadi motor pertumbuhan, termasuk proyek peningkatan penggunaan bahan baku etana di kompleks petrokimia Long Son di Vietnam serta proyek-proyek strategis lainnya. (Aldo Fernando)