IDXChannel – Pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini tidak hanya dipicu sentimen negatif pasar, tetapi juga diperparah oleh tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar yang menjadi penekan utama indeks.
IHSG ditutup melemah 4,20 persen ke level 5.594,77 pada perdagangan Jumat (5/6/2026), sekaligus membawa penurunan mingguan menjadi 8,69 persen. Posisi tersebut menjadi level terendah IHSG sejak akhir 2020.
Menurut data pasar, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi kontributor terbesar terhadap pelemahan IHSG selama sepekan. Harga saham BBCA turun 10,96 persen ke Rp5.075 per unit dan memangkas indeks sebesar 58,55 poin.
Di posisi kedua, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi 7,12 persen ke Rp2.740 per unit dengan kontribusi negatif sebesar 32,93 poin terhadap IHSG. Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 8,91 persen dan menekan indeks sebesar 28,19 poin.
Tekanan juga datang dari saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), yang anjlok 23,71 persen dalam sepekan sehingga mengurangi IHSG sebesar 25,88 poin. Sementara itu, saham PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) merosot 17,39 persen dan berkontribusi negatif 21,52 poin terhadap indeks.