Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga masuk daftar top laggards setelah melemah 5,88 persen dan menggerus IHSG sebesar 18,78 poin. Kemudian saham PT Astra International Tbk (ASII) turun 8,60 persen dengan kontribusi negatif 17,16 poin.
Di sektor perbankan, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) ikut membebani pasar setelah terkoreksi 13,24 persen dan memangkas IHSG sebesar 15,87 poin.
Lebih lanjut, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) turun 7,56 persen dengan dampak negatif 14,62 poin terhadap indeks.
Melengkapi daftar penekan terbesar, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melemah 14,29 persen dan mengurangi IHSG sebesar 12,76 poin.
Phintraco Sekuritas menilai aksi jual dipicu oleh sejumlah isu, mulai dari rencana revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang memunculkan kekhawatiran terhadap independensi lembaga keuangan, hingga pelebaran defisit APBN dan pelemahan nilai tukar rupiah.