IDXChannel—Simak ulasan kinerja indeks sektoral sepanjang perdagangan Mei 2026. Bulan lalu, seluruh sektor saham di Bursa Efek Indonesia mencatatkan kinerja negatif, alias menurun secara bulanan dan tahun berjalan.
Berdasarkan data statistik Bursa Efek Indonesia (12/6/2026), sektor bahan baku mencatatkan kinerja terendah secara bulanan, yakni dengan penurunan sebesar -22,61 persen. Sementara itu, secara tahun berjalan, sektor energi mencatatkan penurunan terdalam.
Sejak awal tahun hingga akhir Mei 2026, sektor energi mengakhiri perdagangan dengan penurunan sebesar -34,61 persen. Secara tahun berjalan, sektor energi juga mencatatkan kinerja terendah urutan kedua dengan penurunan sebesar -22,46 persen.
Berikut ini adalah kinerja indeks sektoral sepanjang perdagangan Mei 2026:
Bulanan (month to month)
- Bahan baku -22,61 persen
- Energi -22,46 persen
- Industri -19,79 persen
- Transportasi logistik -17,47 persen
- Properti dan real estat 12,56 persen
- Konsumer siklikal -12,39 persen
- Kesehatan -11,01 persen
- Teknologi -9,80 persen
- Konsumer nonsiklikal -7,64 persen
- Infrastruktur -5,35 persen
- Keuangan -5,29 persen
Tahun Berjalan (year to date)
- Energi -34,61 persen
- Properti dan real estat -31,46 persen
- Infrastruktur -28,49 persen
- Teknologi -26,96 persen
- Kesehatan -25,90 persen
- Konsumer siklikal -24,10 persen
- Industri -23,28 persen
- Bahan baku -19,46
- Keuangan -17,01 persen
- Konsumer nonsiklikal -16,14 persen
- Transportasi dan logistik -,7,81 persen
Selain indeks sektoral, indeks syariah dan indeks co-branding juga mencatatkan kinerja negatif dengan penurunan bervariasi. Kelima indeks syariah (ISSI, JII, JII70, IDXMESBUMN, dan IDXSHAGROW) mencatatkan penurunan dalam rentang -5,80 persen hingga 17,35 persen secara bulanan.