MARKET NEWS

Usai Bertemu MSCI, OJK Siap Buka Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Iqbal Dwi Purnama 02/02/2026 18:24 WIB

OJK) bersama SRO telah rampung melakukan pertemuan dengan penyedia indeks provider global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Usai Bertemu MSCI, OJK Siap Buka Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen. (Foto Iqbal Dwi/IMG)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) telah rampung melakukan pertemuan dengan penyedia indeks provider global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, melalui pertemuan tersebut, OJK siap untuk terbuka dan memberikan data kepemilikan saham investor yang menguasai di atas 1 persen saham perusahaan terbuka. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti temuan MSCI terkait kurang transparannya pasar saham Indonesia.

"Terkait dengan disclosure (pengungkapan) atas kepemilikan pemegang saham dengan porsi di bawah 5 persen, yang kita commit-kan untuk dapat dilakukan untuk kepemilikan saham di atas bahkan 1 persen," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Hasan Fawzi menerangkan, diskusi dengan MSCI berlangsung konstruktif dan sejalan dengan agenda reformasi yang tengah dijalankan OJK. Pertemuan tersebut dihadiri oleh OJK, perwakilan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Danantara Indonesia, bersama tim analis MSCI.

Selain itu, OJK juga akan meningkatkan granularitas data investor yang dikelola KSEI. Klasifikasi investor yang selama ini terbatas pada sembilan tipe utama akan diperluas menjadi 27 sub-tipe investor.

"Dengan perincian tersebut, klarifikasi dan kredibilitas data kepemilikan saham akan semakin kuat," ujarnya.

Dalam aspek likuiditas, OJK turut menyampaikan rencana kenaikan minimum free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan pasar modal.

Hasan menambahkan, MSCI juga menyatakan kesediaannya untuk memberikan panduan teknis terkait metodologi dan perhitungan yang digunakan dalam evaluasi indeks.

Dengan demikian, OJK berharap seluruh langkah tersebut dapat menjadi progres positif dalam evaluasi MSCI ke depan dan memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

"OJK akan melakukan pembahasan lanjutan di tingkat teknis dan secara berkala menyampaikan perkembangan kepada publik sebagai bagian dari komitmen transparansi," kata dia.

(Dhera Arizona)

SHARE