Wall Street Dibuka Menguat di Hari Pertama Perdagangan 2026
Saham Nvidia naik lebih dari 3 persen. Emiten yang terkait dengan AI tersebut menjadi salah satu pemenang terbesar pada 2025, dengan kenaikan sekitar 39 persen.
IDXChannel - Tiga indeks utama Wall Street dibuka menguat pada hari pertama perdagangan 2026, Jumat (2/1/2025) seiring membaiknya sentimen risiko setelah pelemahan sesi terakhir di penghujung 2025.
Melansir Economic Times, indeks Dow Jones Industrial Average naik 42,7 poin atau 0,09 persen saat pembukaan ke level 48.105,98. Indeks S&P 500 menguat 32,6 poin atau 0,48 persen ke 6.878,11, sementara Nasdaq Composite melonjak 239,5 poin atau 1,03 persen ke level 23.481,493 pada bel pembukaan.
Saham Nvidia naik lebih dari 3 persen. Emiten yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) tersebut menjadi salah satu pemenang terbesar pada 2025, dengan kenaikan sekitar 39 persen.
Saham teknologi lain, Apple dan Alphabet, masing-masing menguat 2 persen.
Saham Tesla juga mencatat kenaikan meski pengiriman kendaraan pada kuartal keempat tidak memenuhi perkiraan analis.
Di sektor lain, saham perusahaan perabot rumah tangga daring Wayfair serta peritel furnitur mewah RH masing-masing melonjak lebih dari 5 persen dan 6 persen, setelah Presiden Donald Trump pada malam Tahun Baru menunda kenaikan tarif atas furnitur berlapis kain, kabinet dapur, dan kabinet kamar mandi selama satu tahun.
Perintah tersebut secara khusus menunda penerapan bea masuk sebesar 30 persen untuk furnitur berlapis kain serta tarif 50 persen untuk kabinet dapur dan kabinet kamar mandi, sembari mempertahankan tarif 25 persen atas produk-produk tersebut yang diberlakukan sejak September.
Sektor teknologi mencatat perdagangan terbaik sepanjang 2025, mendorong kenaikan Wall Street Secara keseluruhan seiring investor terus memborong saham-saham terkait AI.
Indeks S&P 500 naik lebih dari 16 persen tahun lalu, menandai kenaikan tahunan ketiga berturut-turut. Nasdaq Composite melonjak lebih dari 20 persen, sementara Dow Jones menguat sekitar 13 persen. Ketiga indeks acuan tersebut mencetak rekor tertinggi sepanjang 2025.
(NIA DEVIYANA)