Wall Street Semringah Jelang Rilis Laporan Keuangan Raksasa Teknologi Alphabet dan Intel
Indeks utama Wall Street dibuka naik pada perdagangan Selasa (21/7/2026) pagi waktu setempat.
IDXChannel - Indeks utama Wall Street dibuka naik pada perdagangan Selasa (21/7/2026) pagi waktu setempat, seiring dengan pulihnya saham-saham semikonduktor dan investor yang masih menantikan rilis laporan keuangan perusahaan raksasa teknologi.
Dilansir dari Reuters, Dow Jones Industrial Average menguat 171,34 poin atau 0,33 persen menjadi 52.010,60, S&P 500 menanjak 30,20 poin atau 0,41 persen ke level 7.473,48, dan Nasdaq Composite naik 172,68 poin atau 0,68 persen menjadi 25.680,75.
Saham semikonduktor yang baru-baru ini terpukul kini memimpin kenaikan, di mana indeks semikonduktor Philadelphia SE naik 3,7 persen untuk hari kedua berturut-turut.
SanDisk Western Digital, dan Micron Technology naik antara 7,7 persen dan 10,2 persen.
Belakangan ini, saham perusahaan chip juga berada di bawah tekanan berat, karena investor mempertanyakan apakah reli kuat di sektor ini tahun ini sudah terlalu jauh.
"Investor harus membandingkan pendapatan yang kuat dengan perang yang sedang berlangsung dengan Iran," kata Kepala Strategi Pasar di B Riley Wealth, Art Hogan.
Selain itu, fokus investor minggu ini akan tertuju pada rilis laporan keuangan dari Alphabet dan Intel, yang dapat membantu menentukan apakah perdagangan AI masih memiliki ruang untuk terus meningkat di tengah ekspektasi laba yang tinggi.
Menambah ketidakpastian, Presiden AS Donald Trump pada Senin mengumumkan tarif 50 persen untuk berbagai impor dari Kanada.
Financial Times melaporkan, Trump juga diperkirakan akan memberlakukan tarif baru pada puluhan negara secepatnya pekan ini, dengan tarif global 10 persen yang akan berakhir pada Jumat.
Pasukan militer AS melancarkan serangan baru di selatan dan barat Iran sebagai pembalasan atas kematian tentara Amerika. Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters, Teheran telah menerima proposal dari mediator untuk gencatan senjata 10 hari.
Harga minyak mentah Brent melonjak lebih dari USD90 per barel setelah serangan tersebut.
S&P 500 mencatatkan lima rekor tertinggi baru dalam 52 minggu dan lima rekor terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatatkan 22 rekor tertinggi baru dan 64 rekor terendah baru.
(Dhera Arizona)