WIKA Beton (WTON) Bagi Dividen Rp0,46 per Saham
diputuskan bahwa sebesar 10 persen dari total laba bersih, yaitu sebesar Rp4,009 miliar, bakal dibagi kepada pemegang saham, sebagai dividen tunai 2025.
IDXChannel - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), atau WIKA Beton, baru saja merampungkan gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang dilaksanakan di Jakarta, pada Rabu (13/5/2026) lalu.
Sejumlah kebijakan strategis Perseroan telah dibahas dan diputuskan dalam gelaran tersebut, salah satunya terkait penggunaan laba bersih yang berhasil diraup sepanjang 2025 lalu, yaitu sebesar Rp40,019 miliar.
Dalam RUPST, diputuskan bahwa sebesar 10 persen dari total laba bersih, yaitu sebesar Rp4,009 miliar, bakal dibagi kepada pemegang saham, sebagai dividen tunai untuk tahun buku 2025 lalu.
Sedangkan sisanya, sebesar 90 persen dari total laba bersih, atau sebesar Rp36,01 miliar, bakal dialokasikan sebagai dana cadangan Perseroan.
"Sebesar 10 persen dari laba bersih kami di 2025, atau sebesar Rp4 miliar, ditetapkan sebagai dividen tunai untuk dibagi kepada para pemegang saham, yaitu sebesar Rp0,46 per saham," tulis manajemen WTON, dalam keterangan resminya, yang dirilis, Kamis (14/5/2026).
Dengan total nilai dividen yang dibagikan sebesar Rp4 miliar, atau setara dengan Rp0,46 per saham, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan atas nominal dividen yang dibagikan oleh anak usaha dari PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini.
Hal ini merujuk pada data pembagian dividen pada tahun sebelumnya, di mana WTON diketahui membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2024 yaitu sebesar Rp0,75 per saham. Penurunan nilai ini sejalan dengan nilai laba bersih yang juga merosot, dari semula Rp65 miliar pada 2024 lalu, menjadi Rp40 miliar saja pada tahun buku 2025 ini.
Selain penggunaan laba bersih, RUPST WTON juga memutuskan pergantian pengurus Perseroan, dengan diberhentikannya secara hormat Dwi Gawan Islandhi HB dari posisi Komisaris Independen, Tjia Marwan dari posisi Komisaris, serta Agus Pramono dari posisi Direktur Operasi dan Supply Chain Management.
Sebagai pengganti, RUPST sepakat untuk mengangkat Noor Aljanna Fitri Gayo sebagai Komisaris Independen, serta Andrianto dan Indriani Widiastuti sebagai Komisaris Perseroan.
Dengan demikian, susunan lengkap pengurus PT Wijaya Karya Beton Tbk, usai pelaksanaan RUPST, adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Wilan Oktavian
Komisaris: Andrianto
Komisaris: Indriani Widiastuti
Komisaris Independen: Noor Aljanna Fitri Gayo
Dewan Direksi
Direktur Utama: Kuntjara
Direktur Pemasaran dan Pengembangan: Rija Judaswara
Direktur Keuangan, Humas Capital dan Manajemen Risiko: Syailendra Ogan
Direktur Teknik dan Produksi: Verly Widiantoro
(taufan sukma)