Mengenal Pentingnya Besaran Dana Darurat
Besaran dana darurat yang perlu dialokasikan dalam perencanaan keuangan perlu diketahui. Pasalnya dana darurat ini sangat penting dipersiapkan sejak dini.
IDXChannel - Besaran dana darurat yang perlu dialokasikan dalam perencanaan keuangan perlu diketahui. Pasalnya dana darurat ini sangat penting dipersiapkan sejak dini.
Seharusnya istilah dana darurat sudah tidak asing lagi bagi Anda. Dana darurat merupakan dana simpanan yang sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan darurat, seperti kecelakaan, kerusakan rumah, hingga ketika terkena Pemutusan hubungan Kerja (PHK) secara mendadak.
Dana darurat sebagai dana cadangan mempunyai standar nilai ideal agar dapat menjalankan fungsinya sebagai financial buffer atau sejumlah dana yang sudah disiapkan dan disisihkan untuk menghadapi situasi yang tidak terduga yang bisa menyebabkan Anda kesulitan keuangan.
Lantas berapa besaran dana darurat yang dibutuhkan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini yang sudah dihimpun dari berbagai sumber.
1. Besaran Dana Darurat yang Diperlukan
Dilansir dari sikapiuangmu.ojk.go.id, bagi Anda masih single atau belum mempunyai tanggungan, maka besaran dana yang harus disisihkan untuk dana darurat idealnya adalah 3-6 kali gaji yang dimiliki. Sedangkan untuk Anda yang sudah mempunyai keluarga atau memiliki tanggungan, maka besaran dana darurat yang diperlukan lebih besar lagi yakni sebesar 6-12 kali gaji Anda
Misalnya, gaji Anda saat ini Rp5.000.000, maka dana darurat yang wajib dipunyai adalah sekitar Rp15-30 juta untuk yang masih single. Sementara yang sudah menikah dan memiliki anak sekurang-kurangnya harus memiliki besaran dana darurat sekitar Rp30-60 juta.
2. Manfaat Mempunyai Dana Darurat
Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika mempunyai tabungan dana darurat, diantaranya sebagai berikut:
Mengenal Pentingnya Besaran Dana Darurat. (FOTO : MNC MEDIA)
- Tidak kebingungan mencari uang tunai dalam jumlah besar
- Tidak kehilangan momentum. Adapun yang dimaksud dengan tidak kehilangan momentum disini adalah dana darurat yang dimiliki, jika diperlukan, bisa menjadi jalan keluar ketika ada penawaran atau kesempatan langka yang membutuhkan sejumlah dana dalam waktu singkat, misalnya adalah penawaran properti dengan harga yang sangat menarik dan unitnya terbatas
- Dana investasi tidak terganggu
- Memiliki dana cadangan untuk mengantisipasi berbagai kerugian yang bisa saja terjadi kapanpun dan dimanapun. Sehingga tidak perlu menggadaikan barang berharga bahkan sampai mencari pinjaman dana
- Terakhir, dana darurat membuat hidup menjadi lebih tenang dan terjamin.
3. Cara Mengumpulkan Dana Darurat
Mengingat besaran dana darurat yang cukup besar, tentunya Anda perlu secara teratur melakukan perencanaan keuangan dengan cermat, agar dana darurat bisa terkumpul. Berikut cara mengumpulkan dana darurat, antara lain.
- Pertama yaitu hitung berapa rata-rata pengeluaran bulanan Anda untuk mendapatkan jumlah dana darurat yang tepat
- Sisihkan sejumlah uang tetap dari gaji Anda, contohnya 10-20% dari total penghasilan perbulan selama 10 bulan ke depan
- Selanjutkan mulai berhemat dengan cara memangkas setiap pengeluaran untuk hal-hal yang tidak dibutuhkan.
- Terus lakukan monitoring terhadap pengeluaran Anda.
4. Tempat Penyimpanannya
Karena dana darurat khusus untuk kebutuhan darurat saja, maka Anda harus menyimpannya di tempat yang aman, baik itu aman dari pencuri hingga aman dari diri Anda sendiri sehingga tidak terpakai secara konsumtif, kecuali memang dalam keadaan darurat. Disarankan untuk mempunyai rekening tabungan sendiri untuk sejumlah besaran dana darurat tersebut.
Tidak hanya itu, simpanan dana darurat juga harus dipisahkan dari tabungan investasi serta tabungan jangka pendek lainnya. Intinya, dana ini harus terjaga, atau dalam artian lainnya memiliki risiko fluktuasi jangka pendek dan risiko kegagalan yang rendah, mudah diakses dimanapun dan kapanpun serta harus likuid atau mudah dicarikan sebagai uang tunai.
Demikian informasi mengenai besaran dana darurat yang bisa Anda terapkan. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda.