MILENOMIC

Soroti Perkembangan AI, Menaker: Dunia Kerja Masa Depan Mencari Skill, Not School

Iqbal Dwi Purnama 03/07/2026 10:31 WIB

Menaker mendorong generasi muda tingkatkan keterampilan agar mampu menghadapi dunia kerja yang terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi, seperti AI

Soroti Perkembangan AI, Menaker: Dunia Kerja Masa Depan Mencari Skill, Not School. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong generasi muda meningkatkan keterampilan (skill) agar mampu menghadapi dunia kerja yang terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digitalisasi, dan otomatisasi.

Menurut Menaker, tantangan ketenagakerjaan ke depan tidak hanya memperluas kesempatan kerja, tetapi juga membekali tenaga kerja Indonesia dengan future skills yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Kepada generasi muda, stay relevan dan terus upgrade skill Anda karena dunia kerja masa depan mencari skill, not school," kata Menaker Yassierli dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026). 

Menaker mengatakan Kemnaker mengapresiasi berbagai inisiatif, berbagai perusahaan dalam meningkatkan kompetensi generasi muda. Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing di tengah transformasi dunia kerja.

"Kami mengapresiasi semua inisiatif yang dibangun berbagai entitas bangsa. Yang terpenting, kita sama-sama peduli dan melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kompetensi anak bangsa," ujarnya.

Ia menegaskan, perkembangan AI, Internet of Things (IoT), dan teknologi digital lainnya akan terus mengubah kebutuhan dunia kerja. Karena itu, peningkatan keterampilan harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak ada masyarakat yang tertinggal akibat disrupsi teknologi.

"Semangat kami di Kemnaker adalah no one left behind. Jangan sampai disrupsi AI dan otomatisasi membuat anak bangsa kehilangan kesempatan karena tidak memiliki akses untuk meningkatkan keterampilannya," ujarnya.

(Febrina Ratna Iskana)

SHARE