News

4.882 WNI di Kamboja Ingin Dipulangkan ke Tanah Air, Begini Kata Kemlu

Achmad Al Fiqri 27/02/2026 17:35 WIB

Pihaknya telah mendeteksi 926 WNI di Kamboja telah pulang ke tanah air secara mandiri per 25 Februari 2026.

4.882 WNI di Kamboja Ingin Dipulangkan ke Tanah Air, Begini Kata Kemlu

IDXChannel - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mendeteksi lebih dari 4.000 warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja yang ingin dipulangkan ke Tanah Air.

Plt Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan, pihaknya mencatat ada 4.882 WNI di Kamboja meminta bantuan kepulangan ke tanah air ke KBRI Phnom Penh. Data itu didapat per 16 Januari hingga 25 Februari 2026.

"Kemudian dari 4.882 WNI tersebut, sebanyak 4.680 WNI sudah dilakukan asesmen awal oleh KBRI Phnom Penh dengan hasil tidak ditemukan WNI terindikasi korban TPPO. Bahkan sebagian besar mengaku memang bekerja secara profesional di sektor online scam," kata Heni saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).

Heni menambahkan, pihaknya telah mendeteksi 926 WNI di Kamboja telah pulang ke tanah air secara mandiri per 25 Februari 2026.

"Bahkan tadi malam ditambah 111 (WNI) ya, jadi sudah sekitar 1.000 lebih yang pulang secara mandiri," katanya.

"Dan saat ini 900 WNI masih berada di penampungan sementara yang dikoordinasikan fasilitasnya oleh KBRI dan otoritas setempat," kata Heni.

Sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, mengatakan, pihaknya terus berupaya menjaga kesejahteraan para WNI di tengah keterbatasan fasilitas.

“KBRI berupaya memastikan kebutuhan dasar WNI terpenuhi selama menunggu proses kepulangan ke Indonesia,” ujar Santo.

Lonjakan jumlah pelapor ini diakui Santo mulai membebani kapasitas fasilitas yang tersedia di Kamboja.

“Saat ini, memang jumlah WNI yang melapor ke KBRI lebih besar dibandingkan dengan jumlah yang pulang. Kondisi ini dapat menyebabkan tempat penampungan sementara menjadi overcapacity,” katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE