News

Alami Krisis BBM Parah, Filipina Tetap Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN

Wahyu Dwi Anggoro 27/03/2026 14:18 WIB

Filipina akan tetap menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) meski sedang menghadapi krisis energi yang parah.

Alami Krisis BBM Parah, Filipina Tetap Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Filipina akan tetap menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) meski sedang menghadapi krisis energi yang parah.

Menurut Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, gelaran KTT ASEAN tersebut akan lebih kecil dari yang direncakan sebelumnya dan fokus membahas krisis minyak dan gas akibat perang di Timur Tengah.

Sebelumnya, banyak pihak menyarankan agar forum tersebut ditunda karena krisis energi.

“Kami telah berkonsultasi dengan rekan-rekan kami, 10 negara anggota lainnya, dan pertanyaan yang saya ajukan kepada mereka sangat sederhana, karena semua orang sibuk dengan krisis yang terjadi karena perang di Timur Tengah, apakah Anda ingin menunda KTT ASEAN? Konsensus yang kami capai adalah bahwa justru sekaranglah saatnya kita harus mengoordinasikan aksi kita,” kata Marcos, dilansir dari Rappler pada Jumat (27/3/2026).

Provinsi Cebu akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN yang pertama tahun ini pada 7-8 Mei. Pada Januari, Provinsi Cebu menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri dan pariwisata ASEAN.

Pada 24 Maret, Marcos menetapkan Filipina dalam keadaan darurat energi nasional, yang pertama dan satu-satunya di kawasan ini. 

Asia termasuk di antara kawasan yang paling terdampak oleh dampak perang Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Filipina memenuhi sebagian besar kebutuhan energinya dari Timur Tengah.

Marcos mengatakan blok tersebut belum membahas apakah KTT ASEAN ke-49, yang dijadwalkan akan berlangsung di Manila pada November, akan tetap dilaksanakan. KTT kedua ini mempertemukan para pemimpin ASEAN dan para pemimpin mitra dialognya seperti Jepang, AS, Australia, China dan India.

Filipina, sebagai tuan rumah ASEAN, dijadwalkan untuk menjadi tuan rumah lebih dari 600 pertemuan sepanjang 2026. Di antara pertemuan-pertemuan tersebut adalah negosiasi yang sedang berlangsung untuk Kode Etik di Laut China Selatan antara ASEAN dan China. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE