News

Antisipasi Mudik Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif dari Sumatera ke Jawa

Rahmat Fiansyah 24/02/2026 13:41 WIB

PT KAI Logistik, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengirimkan 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.

PT KAI Logistik, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengirimkan 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. (Foto: Ist)

IDXChannel -  PT KAI Logistik, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengirimkan 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada masa angkutan puncak Lebaran tersebut.

Pengiriman dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics yang secara khusus memiliki kapabilitas dalam penanganan pengiriman kebutuhan logistik heavy cargo. Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot mencapai 1.056 ton dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis yang komprehensif serta koordinasi lintas fungsi yang terintegrasi.

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar mengatakan, pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung dan menjadi ekosistem dalam penyelenggaraan angkutan lebaran yang andal. 

“Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).

Fahdel menjelaskan, distribusi lokomotif dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute pengiriman dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta. Proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja yang optimal dan efisien.

Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik mampu mengintegrasikan skema multimoda dalam proses distribusi. Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari pengangkutan menggunakan kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar serta truk multi axle untuk pengiriman lokomotif. Skema tersebut memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga standar keselamatan selama proses berlangsung.

Kepercayaan dalam pengiriman ini juga melanjutkan rekam jejak positif perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi dalam pengiriman sarana perkeretaapian sejumlah 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. 

“Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” kata Fahdel.

Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman untuk memastikan setiap tahap berjalan sesuai prosedur. Seluruh proses pengiriman dilindungi asuransi sebagai langkah mitigasi risiko atas barang bernilai tinggi, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan guna memastikan kondisi lokomotif tetap sesuai standar.

“Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal,” pungkasnya.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE