IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) telah mengalokasikan uang tunai sekitar Rp16 triliun untuk menjamin ketersediaan likuiditas bagi masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H.
Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna menyebut dana tersebut akan didistribusikan melalui seluruh kantor cabang dan jaringan ATM milik BSI.
“Penukaran uang kita siapkan seperti biasa, kalau tidak salah selama Lebaran itu Rp16 triliun,” kata Anton saat ditemui usai Peluncuran BSI Tabungan Umrah di BSI Tower, Jakarta, dikutip Selasa (24/2/2026).
Untuk mendukung kemudahan penarikan uang tunai, BSI menyiagakan sedikitnya 6.000 unit ATM yang tersebar secara nasional. Anton memastikan operasional mesin ATM akan dipantau secara berkala agar tetap berjalan optimal selama momentum lebaran.
Mengenai denominasi uang yang tersedia, BSI fokus pada pecahan besar namun tetap membuka opsi untuk pecahan yang lebih kecil di lokasi tertentu.
“Rp50.000, Rp100.000, tapi tidak menutup kemungkinan kalau untuk beberapa tempat kita coba cari kemungkinan, mungkin di Rp20.000,” tuturnya.
Manajemen BSI memastikan bahwa meski memasuki periode libur panjang, seluruh layanan perbankan tetap beroperasi dengan standar yang baik melalui sistem monitoring rutin.
Sebagai perbandingan, pada tahun lalu BSI menyiapkan uang tunai senilai Rp42,88 triliun, yang mencatatkan kenaikan 14 persen dibandingkan tahun 2024.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta, saat itu menyebutkan bahwa penyiapan dana telah mempertimbangkan proyeksi kenaikan pengisian kas ATM sebesar 44,58 persen.
Pihak manajemen memperkirakan bahwa aktivitas transaksi tunai akan mencapai puncaknya pada periode dua minggu terakhir sebelum hari raya hingga masa libur berakhir.
“Kami memperkirakan puncak transaksi tunai akan terjadi pada dua pekan terakhir menjelang Hari Raya Idulfitri hingga periode libur selesai,” kata Bob, dikutip dari laman resmi BSI.
(kunthi fahmar sandy)