AS Akui Belum Bisa Kawal Kapal di Selat Hormuz
Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengakui bahwa militer negaranya belum siap melakukan pengawalan di Selat Hormuz.
IDXChannel - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengakui bahwa militer negaranya belum siap melakukan pengawalan di Selat Hormuz.
Wright mengatakan, fokus utama militer AS saat ini adalah melakukan serangan ke Iran.
“Itu akan terjadi relatif segera tetapi tidak bisa terjadi sekarang,” kata Wright dalam sebuah wawancara, dilansir dari Al Jazeera pada Jumat (13/3/2026).
“Kami sama sekali belum siap. Semua aset militer kami saat ini difokuskan pada penghancuran kemampuan ofensif Iran dan industri manufaktur yang memasok kemampuan ofensif mereka," katanya.
Wright menambahkan bahwa, Angkatan Laut AS kemungkinan siap untuk memulai operasi pengawalan pada akhir bulan ini.
"Hal ini sedang dibahas," katanya.
Selat Hormuz yang merupakan jalur transportasi energi penting secara efektif lumpuh karena ancaman dari Iran. Hal ini membuat harga minyak dan gas bergejolak.
Menurut laporan media, militer AS telah berulang kali menolak permintaan pengawalan di Selat Hormuz dari industri pelayaran. Setidaknya 16 kapal telah diserang di Teluk sejak perang pecah akhir bulan lalu. (Wahyu Dwi Angggoro)