News

Bantu Iran Lawan AS-Israel, Houthi Ancam Tutup Laut Merah

Wahyu Dwi Anggoro 27/03/2026 10:23 WIB

Kelompok militan Houthi di Yaman menyatakan siap menyerang Amerika Serikat (AS) dan Israel di Laut Merah.

Bantu Iran Lawan AS-Israel, Houthi Ancam Tutup Laut Merah. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Kelompok militan Houthi di Yaman menyatakan siap menyerang Amerika Serikat (AS) dan Israel di Laut Merah.

Houthi dikenal memiliki hubungan dekat dengan Iran. Serangan kelompok itu di Laut Merah sempat menyebabkan kekacauan pelayaran dan perdagangan internasional selama krisis Gaza.

Dilansir dari Reuters pada Jumat (27/3/2026), aksi Houthi di Laut Merah akan memperdalam krisis minyak dan ekonomi global yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah.

"Kami siap menyerang jalur maritim penting itu lagi sebagai bentuk solidaritas dengan Teheran," kata seorang pejabat Houthi yang tidak disebut namanya kepada Reuters. 

Jika Houthi membuka front baru dalam perang ini, salah satu target yang jelas adalah Selat Bab al-Mandab di lepas pantai Yaman. Selat tersebut merupakan jalur pelayaran penting yang mengendalikan lalu lintas laut dari dan menuju Terusan Suez.

Sejak perang pecah akhir bulan lalu, Iran telah secara efektif menutup Selat Hormuz di Teluk Persia.

"Kami sepenuhnya siap secara militer dengan semua opsi. Adapun hal yang berkaitan dengan penentuan waktu yang tepat, itu diserahkan kepada pimpinan," kata pejabat Houthi itu.

"Sampai sekarang Iran melawan dengan baik dan mengalahkan musuh setiap hari dan pertempuran berjalan sesuai keinginan mereka," katanya.

Beberapa diplomat dan analis mengatakan bahwa Houthi sedang menunggu momen yang tepat untuk memasuki konflik untuk memberikan tekanan maksimal.

Penutupan Selat Hormuz bagi ekspor hidrokarbon negara-negara Arab di Teluk, serta peralihan ekspor minyak ke Laut Merah, dapat memberikan peluang tersebut.

Bab al-Mandab memiliki lebar 29 kilometer pada titik tersempitnya, sehingga membatasi lalu lintas hanya pada dua jalur untuk pengiriman masuk dan keluar. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE