Banyak Destinasi Wisata, Malang Raya Jadi Prioritas Operasi Ketupat Semeru 2026
Kota dan Kabupaten Malang memiliki banyak destinasi wisata dan kerap ramai saat libur Lebaran, sehingga menjadi salah satu prioritas operasi ketupat.
IDXChannel—Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Malang menjadi salah satu prioritas Operasi Ketupat Semeru pada libur Lebaran 2026. Malang Raya adalah wilayah destinasi wisata populer di Jawa Timur.
Malang umumnya menjadi tujuan liburan warga Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya, terutama pada momentum libur panjang Lebaran.
Destinasi wisata favorit seperti kawasan wisata Gunung Bromo, sejumlah objek wisata pantai di Malang Selatan, hingga beberapa wisata alam di timur Kabupaten Malang, menjadi tujuan utama pemudik yang berwisata.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menuturkan ada empat prioritas utama dalam pengamanan selama Operasi Ketupat Semeru pada momen Lebaran 2026 ini.
Dari empat prioritas yakni kelancaran arus lalu lintas, ketersediaan dan stabilitas harga-harga pangan, keamanan tempat wisata, dan terakhir pengamanan situasi lingkungan di wilayah hukum Polres Malang sendiri.
“Khusus untuk tempat wisata, di Kabupaten Malang banyak tempat wisata. Itu menjadi prioritas, kami menjamin keamanannya dan keselamatan dalam berlalu lintas, maupun keamanannya saat berada di tempat wisata,” kata Muhammad Taat, Jumat (13/3/2026).
Taat menyatakan, akan melakukan rapat koordinasi dengan para pengelola tempat wisata di wilayah Kabupaten Malang, termasuk pengelola Wisata Gunung Bromo dan sejumlah pantai di Malang selatan.
Dia juga telah menyiapkan langkah preventif dan mitigasi untuk mencegah insiden kecelakaan di tempat wisata. Sebab berdasarkan data dari tahun ke tahun, selalu ada insiden wisatawan yang tenggelam dan hilang di pesisir pantai selatan Malang.
“Kita menghimbau kepada seluruh pengelola wisata untuk memasang papan imbauan larangan berenang, kalau boleh renangnya di mana, kalau dilarang ya di mana dilarangnya, ada papan imbauan,” ucap Taat kembali.
Setiap tempat wisata juga diperintahkan untuk dilengkapi dengan petugas atau karyawan dari tempat wisata yang berjaga mengawasi pengunjung. Bilamana ada pengunjung yang berenang di laut pantai selatan di kawasan area berbahaya, misalnya, maka petugas dapat mengambil tindakan berupa imbauan agar segera menjauh dari area tersebut.
“Kami juga mengimbau kepada pengelola wisata itu untuk memberikan pemberitahuan melalui pengeras suara, kalau ada yang ini (membahayakan), rutin mungkin, tiap berapa menit diimbau masyarakat itu pengunjung untuk menjaga keselamatan,” jelasnya.
Skema Rekayasa Lalu Lintas di Malang Raya
Pihaknya juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas ke sejumlah titik destinasi wisata baik yang menuju Kota Batu, Kota Malang, termasuk ke wilayah Wisata Gunung Bromo. Di wilayah Gunung Bromo, misalnya, kepolisian menyiagakan pos pengamanan di Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, yang menjadi akses masuk ke wisata Gunung Bromo.
“Kami siapkan satu pos di Gubugklakah untuk antisipasi wisatawan yang mengarah ke Gunung Bromo. Semoga sepanjang libur Lebaran ini tidak ada insiden di tempat wisata itu, yang kami harapkan ini upaya preventif dan persuasif untuk mendorong partisipasi aktif seluruh pengeluaran,” terangnya.
Di Kota Malang, kemacetan lalu lintas diprediksi akan berlangsung di beberapa tempat mulai dari pintu masuk Kota Malang dari utara dan selatan. Pada sisi utara merupakan pintu masuk utama kendaraan dari Karanglo, Singosari, hingga masuk ke Kota Malang.
“Titik kepadatan seperti ada pembelanjaan, tempat-tempat wisata, kemudian juga tempat kuliner. Karena mereka yang pada saat mudik datang ke Kota Malang, mungkin mereka dengan keluarga, tetapi yang berwisata,” kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Pihaknya meminta pemudik dan wisatawan untuk waspada terhadap kemacetan di beberapa titik seperti di kawasan Wisata Kayutangan Heritage, pusat perbelanjaan di Alun-alun Kota Malang, kawa…