China Borong Minyak Rusia untuk Gantikan Pasokan dari Timteng
Raksasa migas China, Sinopec, membeli minyak Rusia untuk menggantikan pasokan dari Timur Tengah.
IDXChannel - Raksasa migas China, Sinopec, membeli minyak Rusia untuk menggantikan pasokan dari Timur Tengah.
Dilansir dari Reuters pada Rabu (15/4/2026), Amerika Serikat (AS) baru-baru ini menangguhkan sanksi terhadap minyak Rusia untuk meredakan dampak perang dengan Iran.
Menurut sejumlah sumber, Sinopec membeli hingga 10 kargo minyak Rusia pada Maret dan April. Setiap kargo berisi 740.000 barel.
Sumber lainnya mengatakan, Sinopec membeli minyak jenis ESPO tersebut dengan harga yang lebih mahal dibandingkan ICE Brent. Minyak Rusia diperdagangkan dengan diskon sekitar USD10 per barel sebelum perang pecah di Timur Tengah.
Departemen Keuangan AS mengizinkan pembelian minyak Rusia melalui laut selama 30 hari hingga 11 April. Sejumlah pelaku pasar meyakini penangguhan ini akan diperpanjang.
Sebelumnya, perusahaan China menghentikan pembelian minyak Rusia melalui laut sejak Oktober karena sanksi Barat.
Sinopec, penyuling minyak terbesar di dunia, biasanya memasok sekitar setengah dari minyak mentahnya dari Timur Tengah, sehingga sangat rentan terhadap penutupan Selat Hormuz di tengah perang AS-Israel terhadap Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)