Hadapi Krisis Keuangan, PBB Desak AS Bayar Tunggakan Iuran Rp67 Triliun
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendorong Amerika Serikat untuk membayar tunggakan iuran sebesar USD4 miliar atau sekitar Rp67 triliun.
IDXChannel - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendorong Amerika Serikat untuk membayar tunggakan iuran sebesar USD4 miliar atau sekitar Rp67 triliun.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan pekan lalu bahwa badan dunia tersebut sedang menghadapi masalah keuangan.
Menurut seorang pejabat PBB, AS berutang USD2,2 miliar untuk anggaran operasional reguler badan dunia itu.
Selain itu, AS juga berutang USD1,8 miliar untuk operasi penjaga perdamaian PBB di berbagai belahan dunia.
Misi AS untuk PBB mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump berencana untuk melakukan pembayaran awal yang signifikan atas tunggakannya dalam beberapa minggu ke depan, dengan jumlah akhir masih akan ditentukan.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan kepada wartawan pada Senin bahwa Guterres telah berbicara dengan sejumlah pejabat AS.
"Kami menunggu untuk melihat kapan tepatnya pembayaran akan dilakukan dan berapa jumlahnya," kata Dujarric, dilansir dari AFP pada Rabu (11/2/2026).
Guterres mengatakan dalam surat kepada semua negara anggota pekan lalu bahwa dana untuk anggaran operasional reguler PBB dapat habis pada Juli.
Pemerintahan Trump tidak membayar apa pun kepada PBB pada 2025, dan telah menarik diri dari sejumlah organisasi di bawah PBB termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (Wahyu Dwi Anggoro)