IDXChannel - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan bahwa badan dunia tersebut berada di ambang krisis finansial dan dapat kehabisan dana pada Juli 2026.
Dilansir dari AFP pada Minggu (1/2/2026), dia mendesak negara-negara untuk membayar tunggakan iuran mereka.
PBB menghadapi masalah anggaran kronis karena beberapa negara anggota tidak membayar iuran wajib mereka secara penuh, sementara yang lain tidak membayar tepat waktu, memaksa PBB untuk membekukan perekrutan dan melakukan pemotongan anggaran.
"Entah semua negara anggota menghormati kewajiban mereka untuk membayar penuh dan tepat waktu, atau negara anggota harus secara fundamental merombak aturan keuangan kita untuk mencegah kehancuran finansial yang akan segera terjadi," kata Guterres dalam sebuah surat.
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam beberapa bulan terakhir telah mengurangi pendanaan untuk beberapa badan PBB dan telah menolak atau menunda pembayaran iuran wajib.