IDXChannel - China mengumumkan serangkaian sanksi dan pembatasan ekonomi terhadap Amerika Serikat (AS) dan perusahaan-perusahaannya pada Rabu (5/8/2026).
Dilansir dari CNN, ini merupakan pembalasan atas langkah-langkah terbaru Washington yang menargetkan perusahaan-perusahaan China.
Memanasnya hubungan ekonomi antara kedua negara terjadi hanya beberapa minggu sebelum rencana pertemuan antara pemimpin China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump. Keduanya dijadwalkan bertemu di Washington bulan depan.
Kementerian Perdagangan China menjatuhkan sanksi kepada tujuh entitas AS, termasuk perusahaan bioteknologi dan firma riset, serta memperketat kontrol ekspor drone ke Negeri Paman Sam tersebut.
Mereka juga meluncurkan investigasi keamanan nasional terhadap peralatan kantor impor dengan perangkat lunak asing, serta menangguhkan kerja sama inspeksi pabrik dengan AS.