IDXChannel - Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa operasi pengawalan kapal yang dijalankannya di Selat Hormuz sukses besar.
Menurut Pusat Komando AS (Centcom), pengiriman minyak dan gas alam cair (LNG) melalui Selat Hormuz dalam dua minggu terakhir mencapai level tertinggi dalam enam bulan.
"Jalur transit utama selat tersebut bebas dari ranjau," kata Kepala Centcom Laksamana Brad Cooper dalam sebuah penyataan video.
"Para sekutu di Teluk Persia telah mengirimkan lebih dari satu miliar barel minyak mentah melalui selat tersebut dalam beberapa bulan terakhir," katanya, dilansir dari Bloomberg pada Minggu (20/9/2026).
Selat Hormuz menjadi sorotan setelah perang pecah antara AS-Israel dan Iran pada Februari lalu. Jalur maritim vital itu lumpuh akibat ancaman serangan dari Teheran.