Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi dengan Rudal dan Drone
Kelompok pemberontak Houthi mengancam akan menyerang fasilitas minyak di Arab Saudi jika Riyadh terlibat dalam serangan terhadapnya di Yaman.
IDXChannel - Kelompok pemberontak Houthi mengancam akan menyerang fasilitas minyak di Arab Saudi jika Riyadh terlibat dalam serangan terhadapnya di Yaman.
"Semua fasilitas minyak Saudi dan instalasi vital akan menjadi target rudal dan drone kami jika Riyadh terlibat," kata Pemimpin Houthi Abdul Malik al-Houthi dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi Al-Masirah milik kelompok tersebut, dilansir dari Anadolu Agency pada Jumat (17/7/2026).
Houthi menembakkan rudal ke wilayah Arab Saudi pada Senin. Aksi itu merupakan balasan atas serangan terhadap kelompok itu oleh pasukan pemerintah Yaman di Bandara Sanaa.
Houthi menuduh Arab Saudi berada di balik serangan terhadap Bandara Sanaa. Riyadh menolak berkomentar tentang tuduhan tersebut.
"Bandara untuk bandara, pelabuhan untuk pelabuhan, dan blokade untuk blokade,” al-Houthi memperingatkan.
Bentrokan ini mengakhiri redanya konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Houthi berafiliasi dengan Iran, sementara pemerintah Yaman didukung oleh Arab Saudi.
Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah di Yaman utara dari pihak pemerintah pada 2014. Perang saudara terus berlangsung di Yaman hingga saat ini.
Eskalasi antara Houthi dan Arab Saudi semakin memanaskan situasi keamanan di Timur Tengah, menyusul kembali pecahnya perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS). (Wahyu Dwi Anggoro)