News

Indonesia-Jepang Tandatangani Kerja Sama Pariwisata, Ini Hasil Kesepakatannya

Annastasya Rizqa 30/03/2026 11:58 WIB

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan berbarengan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang.

Indonesia-Jepang Tandatangani Kerja Sama Pariwisata, Ini Hasil Kesepakatannya. (Foto: Kementerian Pariwisata)

IDXChannel—Berbarengan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, pemerintah Indonesia menandatangani Memorandum of Cooperation (MOC) bersama pemerintah Jepang untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang pariwisata.  

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di Kantor Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang di Tokyo, Senin (30/3/2026), dan ditandatangani oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri MLIT Jepang Yasushi Kaneko. 

MOC ini adalah hasil koordinasi dan pembahasan intensif antara kedua negara selama dua tahun terakhir dan menjadi tonggak penting bagi kedua negara, sebab untuk pertama kalinya Indonesia dan Jepang memiliki landasan kerja sama formal di bidang pariwisata. 

Kesepakatan tersebut mencakup sejumlah bidang strategis. Antara lain, promosi pariwisata bersama dalam berbagai pameran internasional, pengembangan produk pariwisata seperti wellness, gastronomi, bahari, ekowisata, dan budaya. 

Lalu, pengelolaan destinasi dan penguatan pariwisata berkelanjutan termasuk desa wisata, kerja sama sektor swasta seperti industri penerbangan dan perjalanan, pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan pertukaran keahlian, kerja sama di bidang MICE dan event internasional, penguatan konektivitas udara, peluang investasi pariwisata, serta peningkatan perlindungan dan keamanan wisatawan.

Implementasi kerja sama ini akan dilaksanakan melalui pembentukan Joint Working Group (JWG) yang bertugas menyusun rencana aksi serta memantau pelaksanaan program kerja sama secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan penandatanganan MOC diawali dengan pertemuan bilateral antara kedua menteri, dilanjutkan dengan upacara penandatanganan, sesi foto bersama, serta pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan kedua negara.

Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Jepang menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi pariwisata yang inovatif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan serta mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Menpar Tekankan Jepang Adalah Mitra Strategis bagi Indonesia dalam Pariwisata

Lebih lanjut, Widiyanti mengatakan bahwa Jepang adalah salah satu mitra strategis utama Indonesia dalam pengembangan pariwisata. 

Pada 2025, Indonesia mencatat lebih dari 380.000 kunjungan wisatawan Jepang, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rata-rata lama tinggal hampir delapan hari.

Dia menekankan pentingnya konektivitas udara sebagai faktor kunci dalam meningkatkan arus wisatawan antara kedua negara. Saat ini rute penerbangan Tokyo–Jakarta dan Tokyo–Bali menjadi tulang punggung mobilitas wisatawan, dengan peluang pengembangan rute ke destinasi lain seperti Yogyakarta serta ke kota-kota besar di Jepang.

Selain itu, Widiyanti juga menyampaikan program presiden, yakni pengiriman tenaga kerja terlatih ke luar negeri, termasuk di bidang pariwisata. 

Menteri Pariwisata berharap program pengiriman tenaga kerja terlatih ini dapat dipersiapkan, di antaranya melalui program pengembangan sumber daya manusia dalam kerangka kerja MOC yang baru saja ditandatangani.

Penandatanganan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Indonesia dalam memperkuat kolaborasi pariwisata dengan negara-negara di Asia Timur, khususnya Jepang, juga sebagai langkah mitigatif terhadap dinamika geopolitik global yang masih berlangsung.

(Nadya Kurnia)

SHARE