News

Iran Enggan Lakukan Perundingan Damai Kedua dengan AS

Wahyu Dwi Anggoro 20/04/2026 09:15 WIB

Iran dikabarkan enggan untuk berpartisipasi dalam putaran kedua perundingan perdamaian dengan Amerika Serikat (AS).

Iran Enggan Lakukan Perundingan Damai Kedua dengan AS. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Iran dikabarkan enggan untuk berpartisipasi dalam putaran kedua perundingan perdamaian dengan Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Xinhua pada Senin (20/4/2026), hal itu disampaikan kantor berita IRNA milik pemerintah Iran.

"Laporan yang beredar tentang putaran kedua negosiasi di Islamabad adalah salah," kata IRNA di platform media sosial X.

"Tuntutan AS yang berlebihan, ekspektasi yang tidak masuk akal dan tidak realistis, perubahan posisi yang sering terjadi, kontradiksi yang terus-menerus, dan blokade laut yang melanggar kesepakatan gencatan senjata, bersama dengan retorika yang mengancam, sejauh ini telah menghambat kemajuan dalam negosiasi. Dalam kondisi ini, prospek untuk pembicaraan yang konstruktif tetap suram," katanya.

Menurut IRNA, kabar putaran kedua perundingan perdamaian merupakan bagian dari propaganda AS yang bertujuan untuk menekan Iran.

Putaran pertama negosiasi di Islamabad dua pekan lalu gagal membuahkan hasil. Kesepakatan gencatan senjata sementara antara kedua belah pihak akan berakhir pada 22 April 

Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan ke Teheran dan beberapa kota Iran lainnya, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, bersama dengan komandan militer senior dan warga sipil. Iran menanggapi dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan dan aset Israel dan AS di Timur Tengah, serta melakukan kontrol ketat atas Selat Hormuz.

Gencatan senjata tercapai antara pihak-pihak yang bertikai pada 8 April, yang diikuti oleh pembicaraan panjang antara delegasi Iran dan AS di Islamabad, pada 11-12 April. Setelah negosiasi awal itu gagal, AS memberlakukan blokade laut terhadap kapal dan pelabuhan Iran di Selat Hormuz.

Menurut media AS, Presiden Donald Trump telah mengirim Wakil Presiden JD Vance dan sejumlah utusan ke Islamabad untuk melakukan putaran kedua pembicaraan damai dengan Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE