News

Jenazah di Pulau Enggano Teridentifikasi, Salah Satu ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang

Putranegara Batubara 23/09/2026 14:22 WIB

Jenazah Surakman yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I berhasil terindentifikasi

Jenazah di Pulau Enggano Teridentifikasi, Salah Satu ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang

IDXChannel - Jenazah Surakman yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau berhasil teridentifikasi setelah diketemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. 

Jenazah akal diterbangkan ke Banten pada esok hari, Kamis 24 September 2026. "Jenazah akan dikirim diberangkatkan besok dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno Hatta (Soetta) akan diterima bersama Gubernur, Basarnas tim terpadu menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soetta," kata Kapolda Banten Irjen Hengki dalam jumpa pers, Rabu (23/9/2026). 

Namun, Hengki belum memaparkan detail soal waktu dari pemulangan jenazah tersebut. Hingga kini, jenazah masih dilakukan persiapan di Bengkulu. 

"Besok kita tinggal liat jam, waktu masih dilakukan persiapan di Bengkulu," ujarnya. 

Sebelumnya, teka-teki penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu akhirnya terkuak. Tim kedokteran forensik kepolisian resmi mengumumkan bahwa jasad tersebut identik dengan Abah Surakman (60), salah satu anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu I yang hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin, 7 September 2026 lalu.

Kepastian ini didapatkan setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes melakukan proses pencocokan DNA dari jasad yang ditemukan warga di pesisir Desa Kahyapu tersebut dengan sampel DNA pihak keluarga yang diserahkan melalui posko kepolisian. Hasil pengujian laboratorium menyatakan bahwa kedua sampel memiliki kecocokan yang identik.

Penemuan Abah Surakman di perairan Bengkulu menjadi titik terang pertama sekaligus kabar duka yang mendalam setelah Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian massal beberapa waktu lalu. 

Korban diketahui merupakan bagian dari rombongan delapan orang terdiri dari lima jurnalis, dua ABK, dan satu pemandu yang dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Adapun identitas korban yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta (55) selaku Kapten Kapal, ⁠Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), ⁠Heriyanto (49) selaku guide, ⁠M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), ⁠Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).

(kunthi fahmar sandy

SHARE