News

Kemenag Gandeng British Council, Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris Guru Madrasah

Felldy Utama 26/02/2026 23:02 WIB

Kemenag menggandeng British Council untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris guru di madrasah.

Menag Gandeng British Council, Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris Guru Madrasah

IDXChannel - Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng British Council untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris guru di madrasah. Peningkatan kompetensi itu melalui program keprofesian berkelanjutan yang berlangsung selama delapan minggu. 

Kolaborasi itu ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman pada November 2025 lalu. 

"Kami ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada British Council atas kontribusi konkretnya dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris para guru Madrasah di seluruh Indonesia," kata Menag dalam sambutannya di kantor Kemenag RI, Jakarta, Kamis (26/2/2026). 

Melalui kolaborasi ini, kata dia, sebanyak 720 guru bahasa Inggris dari Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah telah meningkatkan tidak hanya kemahiran bahasa mereka, tetapi juga keterampilan pedagogisnya. 

"Ini bukanlah pencapaian kecil. Ini adalah investasi strategis bagi masa depan pendidikan Islam di Indonesia," katanya. 

Menag melanjutkan, guru adalah jantung dari pendidikan. Ketika guru berkembang, siswa akan tumbuh subur. Ketika guru memperoleh kepercayaan diri dalam bahasa Inggris, mereka membuka pintu pengetahuan yang lebih lebar bagi siswanya, menghubungkan mereka ke percakapan global, penelitian, inovasi, dan kolaborasi. 

"Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini. Kami sangat berharap British Council dan Pemerintah Inggris akan terus mendukung Indonesia dalam memperkuat kualitas pendidikan, khususnya di Madrasah," katanya. 

Dia memandang bahwa kemitraan yang berkelanjutan, program pelatihan yang diperluas, dan keterlibatan guru yang lebih luas akan menjadi kunci untuk mencapai dampak jangka panjang. 

"Semoga kolaborasi ini terus berkembang, memberikan manfaat bagi kedua negara kita dan berkontribusi pada dunia yang lebih terdidik, terhubung, dan damai," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE