Kerugian Capai Rp17.900 T per Tahun, IMF-Bank Dunia Dorong Pemberantasan Online Scam
Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia merilis kerangka kerja untuk mengatasi penipuan daring atau online scam.
IDXChannel - Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia merilis kerangka kerja untuk mengatasi penipuan daring atau online scam.
Dilansir dari Asian Banking & Finance pada Kamis (15/10/2026), cetak biru dirilis bersama dengan pemerintah Thailand yang menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pekan ini.
Kerangka kerja tersebut, yang diberi nama Bangkok Blueprint for Fraud-Resilient Financial Services, dirancang untuk membantu para pembuat kebijakan, regulator, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya, tetapi bukan merupakan panduan kebijakan resmi IMF-Bank Dunia.
"Penipuan dan kecurangan digital telah menjadi masalah global," kata Menteri Keuangan Thailand Ekniti Nitithanprapas pada peluncuran kerangka itu.
"Hal ini telah merugikan ekonomi dunia sekitar USD1 triliun (Rp17.900 triliun) setiap tahunnya," katanya.
Menurut Gubernur Bank Sentral Thailand Vitai Ratanakom, Asia menyumbang 67 persen dari kerugian online scam global pada 2024.
"Kawasan ini telah mengumpulkan pengalaman berharga dalam memerangi ancaman ini, menawarkan pelajaran praktis yang dapat diadaptasi oleh negara-negara lain," katanya.
Menurut IMF, maraknya online scam berpotensi menghambat perkembangan sektor teknologi keuangan.
"Penipuan siber mengancam untuk membalikkan kemajuan yang telah dicapai oleh sektor keuangan digital, yang memungkinkan orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki akses ke sistem keuangan untuk mengaksesnya," kata Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. (Wahyu Dwi Anggoro)